Polres Cimahi Tetapkan Seorang Tersangka Pembunuh Ella

Polres Cimahi Tetapkan Seorang Tersangka Pembunuh Ella

Polres Cimahi Tetapkan Seorang Tersangka Pembunuh Ella. (foto - ist)

Cimahi - Polres  Cimahi  akhirnya  menetapkan tersangka  pembunuh Ella Nurhayati  (42)  warga Kampung Pangragajian Desa Kayuambon Kecamatan Lembang, yang tewas mengenaskan dengan 28 tusukan di sekujur tubuhnya.
 
Pihak kepolisian pun segera melimpahkan berkas pelaku ke kejaksaan. Ella ditemukan tewas pada Selasa 11 September 2018 lalu. Selama penyidikan, polisi telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi. Termasuk lima orang saksi ahli untuk mengungkap kasus tersebut.
 
Terakhir, saksi ahli yang dihadirkan berasal dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, untuk memeriksa sejumlah barang bukti yang punya korelasi untuk mengungkap pembunuh Ella. Hasil pengujian itu pun sudah diterima oleh penyidik, sehingga membuat kasus pembunuhan Ella menjadi terang.
 
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara memastikan, polisi sudah menetapkan seorang pelaku. Selanjutnya, polisi akan segera mengirimkan berkas pelaku dan barang bukti ke kejaksaan.
 
"Mengenai kejadian di Lembang yang menewaskan karyawati bank itu, penyidik sudah menetapkan tersangka satu orang dan akan segera mengirimkan berkas tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," kata Rusdy di Mapolres Cimahi, Rabu (10/10/2018).
 
Namun demikian, ia enggan mengungkap mengenai identitas tersangka. Ia beralasan, pelaku dilindungi oleh Undang-undang. "Karena dilindungi Undang-Undang sehingga kami tidak bisa menjelaskan secara detail," tegas Rusdy.
 
Sebelumnya, anak laki-laki Ella Nurhayati berinisial MA diketahui berada bersama korban di kediamannya ketika kejadian berlangsung. Anak itu memang kerap mengunjungi ibunya jika hari libur. Tiga hari sebelum kejadian, Ella bersama anaknya sempat ke Jakarta menggunakan kereta api.
 
Mereka kemudian sempat menonton film bergenre horor di salah satu mall yang terletak di Kota Bandung, satu hari sebelum kejadian. Setelah kejadian, MA meminta tolong pada tetangganya sambil berkata "ibu gogog-ibu gogog".
 
Saat kejadian, terdapat tiga orang saksi yang melihat MA ketika itu keluar sambil membawa sejumlah barang, termasuk pisau dengan tangan berlumuran darah. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,