Gempa Situbondo Akibat Sesar Flores Mulai Bergerak ke Jawa

Gempa Situbondo Akibat Sesar Flores Mulai Bergerak ke Jawa

Sejumlah pasien di RS Surabaya sempat dievakuasi sesaat setelah terjadi gempa di Situbondo. (foto - ist)

Jakarta - Gempa yang berpusat  di 61 km timurlaut Situbondo disebabkan oleh patahan atau sesar (fault) naik Flores. Hasil penelitian ilmuwan menyatakan, sesar tersebut memang sedang aktif di beberapa bagian.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mengatakan, aktifnya sesar naik Flores karena pengaruh tumpukan tiga lempeng yang juga sedang aktif. Kondisi itu sangat menarik karena dianggap unik.

"Melihat pagi ini ada aktivitas gempa di antara Situbondo dan Sumenep, maka tampaknya memang berdasarkan dari polanya ada benang merah dengan yang ada di Flores. Ini menjadi kejadian yang menarik, perlu dipetakan dan perlu dibuat peta baru," kata Rahmat, Kamis (11/102018).

Menurutnya, Indonesia memang masuk dalam kawasan seismik aktif dan kompleks. Ada enam zona subduksi di Tanah Air. "Masing-masing zona subduksi masih dirinci menjadi segmen Megathrust yang berjumlah 16. Sesar aktif teridentifikasi 295 sumber gempa sesar aktif," katanya.

Lain halnya dengan Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly justru yang melihat, gempa Situbondo berasal dari sumber yang belum pernah aktif. "Yang sebelah barat Bali  baru pertama kali terjadi. Jadi gempa di antara Jawa dan Madura itu baru terjadi. Artinya, gempa baru  yang perlu dikaji," katanya.
 
Namun, ia menganalisa sumber gempa yang terjadi dan arah sesar gempa Situbondo mirip dengan mekanisme sumber gempa yang terjadi di utara Bali, Lombok, Sumbawa dan Flores. Ia pun masih mengkaji apakah gempa ini karena aktivitas sesar Flores. "Apakah gempa itu memiliki kaitan langsung dengan aktivitas sesar naik Flores? Kita masih akan lakukan kajian dan analisis lebih lanjut," tegasnya. 

Setiap peristiwa gempa, bisa dipastikan bakal ada istilah baru yang kita dengar. Seperti usai gempa Situbondo, kita jadi ingin tahu lebih lanjut tentang keberadaan sesar Flores yang kerap disebut pakar gempa.

Sesar Naik Flores atau Flores Back Arc Thrust dianggap jadi pemicu gempa Situbondo, merupakan struktur geologi yang terbentuk akibat penunjaman Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. Penunjaman lempeng oleh Lempeng Indo-Australia itu sudah berlangsung sejak lama.
 
Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Busur Bali dan Nusa Tenggara (yang berada di Lempeng Eurasia). "Respons tektonik terhadap penunjaman lempeng ini adalah berupa Patahan Naik Flores yang jalurnya memanjang, mulai dari utara Bali sampai utara Flores". (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,