Bandung dan Jabar Bersama 14 Daerah Dianugerahi Kihajar

Bandung dan Jabar Bersama 14 Daerah Dianugerahi Kihajar

16 kepala daerah raih penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) 2018 dari Kemdikbud. (foto - ist)

Jakarta - Sebanyak 16 Kepala Daerah meraih penghargaan Anugerah "Kita Harus Belajar (Kihajar) 2018" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Anugerah diberikan kepada para kepala daerah, yang dinilai peduli dengan dunia pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
 
"Anugerah diberikan tiap tahun kepada kepala daerah yang telah berkontribusi dalam TIK di dunia pendidikan. Gubernur, walikota dan bupati terima penghargaan sebagai pemerintah daerah yang berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan, baik dalam pembelajaran maupun kegiatan administrasi di sekolah dan lembaga pemerintah terkait pendidikan," kata Kapustekkom Kemendikbud Gogot Suharwoto di Hotel Sultan Jalan Gatot Subroto Jakarta, Jumat (12/10/2018).
 
Dari ke-16 kepala daerah itu terdiri atas 5 Gubernur, 7 Walikota dan 4 Bupati. Menurut Gogot, penilaian kepada kepala daerah tersebut melalui proses penilaian juri. Proses penilaian berlangsung mulai dari Juni hingga Agustus 2018.
 

Gubernur Jawa Barat Muhammad Ridwan Kamil dan Wali Kota Bandung Oded Muhamad Danial menerima penghargaan Kihajar kategori utama 2018. Emil dan Oded dianggap berhasil membenahi kualitas pendidikan dasar dan menengah, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

 

 

"Alhamdulillah Jabar meraih penghargaan tertinggi. Salah satu penilaiannya karena Jabar mampu menyelenggarakan PPDB secara online dengan baik hampir tanpa kendala. Banyak program inovatif lain di bidang pendidikan yang mengandalkan TIK.
 
Untuk mempertahankan raihan tersebut, tahun depan tentu dengan arahan dari bapak Ridwan Kamil, kami harus mempersiapkan hal-hal yang lebih detil lagi," kata Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa.
 
 
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, pemanfaatan TIK menjadi fondasi dalam membangun pendidikan yang berdaya saing global. Penganugerahan Kihajar diharapkan dapat memacu para kepala daerah, untuk konsisten menyelenggarakan pendidikan berbasis teknologi.
 
Menurutnya, kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan sulit dihindari, selain tuntutan kemajuan zaman juga karena kondisi Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau. Sehingga TIK merupakan salah satu solusi terhadap proses pembelajaran yang bermutu.
 
 
"Kemendikbud sendiri memberikan apresiasi kepada daerah yang sudah berupaya keras, dalam memajukan pendidikan dengan mendayagunakan TIK di wilayahnya," kata Didik. (Jr.)**

Ke-16 kepala daerah yang mendapat Anugerah Kihajar 2018:

1. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
2. Gubernur Jawa Timur Soekarwo
3. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey
4. Gubernur Bali I Made Mangku Pastika
5. Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor
6. Walikota Bandung Oded Muhamad Danial
7. Walikota Surabaya Tri Rismaharini
8. Walikota Balikpapan M. Rizal Effendi
9. Walikota Malang Sutiaji
10. Walikota Gorontalo Marten A. Taha
11. Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie
12. Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias
13. Bupati Gunung Kidul Badingah
14. Bupati Sleman Sri Purnomo
15. Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu
16. Bupati Bintan Apri Sujadi. 
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,