Humas Harus Berubah Menjadi Fasilitator

Humas Harus Berubah Menjadi Fasilitator

Suasana pameran Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) 2014 di Convention Hall Harris Hotel, Bandung. (Foto: Cikalnews/Putri)

Bandung  - Peran kehumasan di instansi pemerintahan harus berubah menjadi fasilitator, dan bukan lagi sebagai pencerita menyampaikan informasi sesuai yang disampaikan atasannya. Demikian Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara.

"Humas harus berubah dari pencerita menjadi fasilitator," kata Rudiantara saat menghadiri pertemuan dan pameran Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) 2014 di Convention Hall Harris Hotel, Kota Bandung, Jabar, Selasa (25/11/2014).

Ia mengungkapkan, peran kehumasan seringkali menjadi pencerita dari atasannya untuk disampaikan kepada publik yang sifatnya hanya satu arah.

Seharusnya, kata dia, mampu menjadi bagian peran mengajak teman-teman pers ikut dalam proses inspirasi bila perlu mobilisasi sebagai jurnalis dengan berpartisipasi memberikan inspirasi.

"Humas harus selalu menjadi penghubung, memberi inspirasi, bisa diakses publik dengan mudah," katanya. Namun, dia juga mengingatkan kepada humas agar saat menyampaikan informasi, bahasanya harus yang mudah dimengerti oleh insan pers.

Ia menegaskan, berkembangnya zaman, humas sudah seharusnya berubah dari sebelumnya memegang kontrol kini sudah tidak bisa lagi dan harus berubah lebih parsipatif.
 
Acara Bakohumas Information & Communication Expo  diselenggarakan hingga 27 November 2014.  Berbagai macam booth seperti Kementrian Perdagangan, Sekertariat Kabinet Republik Indonesia, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Direktorat Jendral Pajak ikut memeriahkan acara ini dengan membuka booth. Para pengunjung bisa leluasa bertanya kepada setiap booth  untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. (Ode)**

 

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,