Bos Miras Oplosan di Cicalengka Diganjar 20 Tahun Penjara

Bos Miras Oplosan di Cicalengka Diganjar 20 Tahun Penjara

Sidang vonis pemilik pabrik minuman keras oplosan di Cicalengka di PN Bale Bandung. (foto - ant)

Bandung - Sansudin Simbolon, pemilik pabrik minuman keras oplosan di Cicalengka Kabupaten Bandung diganjar hukuman 20 tahun penjara, karena terbukti bersalah telah meracik dan menjual miras hingga menyebabkan puluhan orang meninggal.
 
"Menjatuhkan pidana kepada Sansudin Simbolon karena perbuatannya dengan hukuman penjara 20 tahun," sebut majelis hakim dipimpin Titi Maria Romlah, saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung Baleendah, Senin (22/10/2018).
 
Putusan yang diberikan hakim kepada Sansudin lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa, yang meminta terdakwa dipidana penjara seumur hidup.
 
Titi mengatakan, berdasarkan fakta persidangan dan keterangan para saksi, Sansudin terbukti bersalah meracik miras cap ginseng hingga menewaskan puluhan orang di kawasan Cicalengka Kabupaten Bandung.
 
"Menyatakan terdakwa Sansudin Simbolon terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah turut serta menjual barang yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia," katanya.
 
Sebelum membacakan amar putusan, hakim terlebih dahulu membacakan hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum. Sedangkan hal yang memberatkan, perbuatannya membuat puluhan orang meninggal dunia.
 
Melalui kuasa hukumnya, Nicholas meminta waktu untuk pikir-pikir. "Kami meminta waktu untuk pikir-pikir," kata Nicholas. Usai membacakan putusan Sansudin, hakim kemudian membacakan vonis bagi istri bos miras oplosan itu, Hamicak Manik.
 
Hamicak divonis hukuman penjara selama tujuh tahun, karena terbukti ikut terlibat dalam bisnis maut yang dijalankan suaminya. "Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Hamciak Manik hukuman penjara tujuh tahun," kata hakim.
 
Mendengar putusan hakim, Hamicak langsung pingsan. Petugas PN Bale Bandung pun bergegas masuk ke dalam ruangan, ia dibawa ke ruang kesehatan PN Bandung. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,