Dianggap Punah, Bunga Langka Muncul di Gn. Gede Pangrango

Dianggap Punah, Bunga Langka Muncul di Gn. Gede Pangrango

Bunga langka Rafflesia rochussenii muncul di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. (foto - TNGGP)

Bogor - Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melaporkan temuan lokasi baru sebaran bunga langka  Rafflesia rochussenii. Pertamakali lokasi itu ditemukan oleh personel Resort Cimande, yang tengah berpatroli bersama masyarakat.
 
Salah seorang polisi hutan dari Resort Cimande Ade Irma menyatakan, awalnya ia tidak yakin knop yang dilihatnya adalah Rafflesia rochussenii. Setelah diperhatikan, Ade dan tim meyakini itu merupakan jenis bunga langka, yang hanya ditemukan di sedikit lokasi di Indonesia.
 
Berdasarkan informasi dari laman Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, bunga langka tersebut hanya ada di Gunung Gede, Salak dan Gunung Leuser. Ade Irma mencatat, setidaknya menemukan 7 knop hidup, 2 knop busuk dan 1 mekar busuk di lokasi sebaran baru itu.
 
Rafflesia rochussenii dianggap sebagai bunga langka yang berstatus dilindungi, bersama dengan 12 jenis rafflesia lainnya. Hal itu termaktub di Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018.
 
Menurut catatan Balai Besar TNGGP, bunga itu sempat dinyatakan punah pada 1941 akibat dari pengambilan secara liar di alam. Pada 1990, mahasiswa pencinta alam IPB berhasil menemukan jenis bunga tersebut di Gunung Salak.
 
Setelah temuan itu, aktivitas memantau Rafflesia rochussenii oleh Balai Besar TNGGP akan dilakukan rutin tiap tahun. Bahkan, tak menutup kemungkinan untuk dijadikan salah satu destinasi wisata minat khusus, yang tentu melibatkan warga lokal. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,