Andika Pratama, Pendaki Tewas di Gn. Carstensz Dievakuasi

Andika Pratama, Pendaki Tewas di Gn. Carstensz Dievakuasi

Jenazah Andika Pratama langsung diterbangkan ke rumah duka di Kota Bandung. (foto - ist)

Timika - Jenazah  Andika Pratama  (34),  seorang  pemandu  pendakian yang meninggal dunia di Puncak Gunung Carstensz Mimika Papua, diterbangkan ke kampung halamannya di Kota Bandung Jawa Barat, Minggu (4/11/2018) sore.
 
Almarhum diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Mozes Kilangin Timika, dengan tujuan Jakarta pukul 14.40 WIT. Sebelum diterbangkan, almarhum disalatkan di Masjid Agung Babussalam Jalan KH. Dewantara Kota Timika.
 
Menurut salah seorang rekan almarhum, Sofyan Arie Fiesa setelah almarhum mendarat di Jakarta langsung dilanjutkan melalui jalan darat menuju rumah duka di Bandung. "Untuk kemudian dilakukan proses pemakaman," kata Sofyan.
 
Almarhum merupakan kelahiran Palembang 2 Juni 1983, dan tercatat sebagai warga Jalan Padang Golf Nomor 18 Desa Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Almarhum dikenal sebagai pemandu pendakian, dan sudah sering melakukan pendakian di Puncak Carstensz.
 
Amarhum saat itu bersama tiga rekannya mendampingi enam pendaki asing asal Rusia dan Azerbaijan. "Andika tertimpa batu saat latihan atau aklimatisasi sebelum melakukan pendakian ke Puncak Carstensz," pungkas Sofyan.
 
Seperti diketahui, almarhum bersama tiga orang rekannya mendampingi enam orang pendaki asing berkewarganegaraan Rusia dan Azerbaijan sejak 29 Oktober. Mereka melakukan pendakian Puncak Carstenz, salah satu puncak tertinggi dunia yang berada di wilayah Papua.
 
Pada Sabtu 3 November siang, Andika Pratama tertimpa batu saat latihan atau aklimatisasi sebelum melakukan pendakian ke Puncak Carstensz. Jenazah Andika baru bisa dievakuasi ke Timika pada Minggu pagi, sekitar pukul 7.00 WIT menggunakan helikopter Komala Air.
 
"Pada Sabtu sudah dicoba untuk mengevakuasi jenazah almarhum Andika dari Puncak Carstensz dengan menggunakan helikopter. Namun karena kondisi cuaca berkabut sehingga proses evakuasi baru bisa dilakukan Minggu pagi," tegas Sofyan.
 
Terkait insiden yang menewaskan Andika Pratama aktivitas pendakian ke Puncak Carstensz untuk sementara waktu dihentikan. "Hari ini tidak ada pendakian karena ada proses evakuasi. Beberapa rekan kami ada yang turun ke Timika untuk mengantar jenazah Andika, ada juga yang masih tinggal di Base Camp Yellow Valley dekat Puncak Carstensz," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,