Masuki Musim Penghujan Bunga Bangkai Bermekaran di Ciamis

Masuki Musim Penghujan Bunga Bangkai Bermekaran di Ciamis

Bungai Bangkai bermekaran di Ciamis memasuki musim penghujan. (foto - ist)

Ciamis - Bunga bangkai mulai bermekaran di wilayah Kabupaten Ciamis, sejalan dengan masuknya musim penghujan. Bunga itu menebarkan bau busuk hingga menarik lalat datang ke tempat itu, tak dapat dipastikan kapan mekar.
 
Bunga dengan nama latin Amorphophallus itu ditemukan tidak jauh dari pohon induknya, yakni pohon Suweg. Demikian pula sejumlah bunga yang ditemukan di wilayah Dusun Munjul Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.
 
Bunga dengan warna khas merah tua atau maroon itu tampak mencolok dibandingkan dengan tanaman lain yang ada di sekelilingnya. Bunga itu tidak hanya ditemukan di kebun, tapi juga di tempat lain dan selalu berdekatan dengan pohon Suweg.
 
"Pada tahun lalu tidak ada bunga bangkai, tetapi sekarang ini jumlah yang mekar cukup banyak, mungkin iklimnya cocok. Bunga itu tidak hanya mekar di kebun, tapi juga halaman rumah yang punya pohon Suweg.
 
Umur bunga itu juga tidak lama maksimal sepuluh hari langsung layu dan membusuk," sebut Eman, warga Dusun Munjul. Menurutnya, keberadaan bunga bangkai mudah dikenali dari tercium bau tidak sedap  di sekitar pangkalnya.
 
Selain itu banyak lalat beterbangan di sekitarnya. Biasanya, bunga itu tumbuh di tempat yang teduh dan tanah lembab. "Baunya cukup tajam. Puncaknya sekitar hari ketiga setelah tercium pertama. Lalat pun banyak ditemukan di sekitar bunga itu," katanya.
 
Ia mengakui, warga sebenarnya mulai tidak asing lagi dengan munculnya bunga yang memiliki diameter kelopak berkisar 40 cm - 50 cm, dengan tinggi hingga 50 cm itu. Beberapa bunga bangkai yang ditemukan, antara lain berada di tanah pekarangan milik Amung dan halaman rumah Ny. Iti serta kebun milik Agus.
 
"Warga banyak yang tidak tahu bunga bangkai, mereka lebih banyak menyebut dengan bunga Suweg.  Bunganya bagus mirip tugu di taman Rafflesia Ciamis, tetapi baunya tidak enak. Kalau yang mekar di dekat jalan, kadang jadi tontonan warga," katanya.
 
Diakui, pihaknya tidak dapat memastikan kapan bunga bangkai itu mekar. Hanya saja bunga itu mekar saat awal musim hujan. "Bunga itu tidak setiap tahun mekar, kadang di lokasi ini berikutnya di tempat lain. Yang pasti mekar saat awal turun hujan," tambahnya.
 
Sementara itu, warga lainnya mengungkapkan bunga bangkai itu mekar di sisi tembok warungnya. Saat ini bunga tersebut sudah membusuk, tinggal pangkalnya. Namun demikian, lalat terlihat masih beterbangan di sekitarnya. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,