Siswi Pemeran Video Mesum di Karawang Keluar dari Sekolah

Siswi Pemeran Video Mesum di Karawang Keluar dari Sekolah

Pemeran dalam video mesum di Karawang ditetapkan sebagai tersangka. (foto - Polres Karawang)

Karawang - AR (16), perempuan pemeran video mesum yang merupakan pelajar salah satu SMA di Karawang, dikabarkan telah mengundurkan diri dari sekolah sekitar tiga pekan lalu.

Bahkan, kini AR terpaksa mengasingkan diri ke tempat yang tidak diketahui keberadaannya, karena videonya bersama seorang mahasiswa M (23) tersebar luas di media sosial.

Berdasarkan keterangan salah seorang guru bimbingan konseling (BK) di sekolah di mana AR menimba ilmu, membenarkan soal AR telah mengundurkan diri. "Ia keluar sekolah setelah videonya mulai tersebar. Orangtuanya yang datang ke sini sekaligus meminta maaf," katanya, Kamis (22/11/2018).

Ia menjelaskan, pihak sekolah menyayangkan atas keputusan yang diambil tersebut. Sebab, AR yang kini telah dinyatakan sebagai korban atas tersebarnya video itu, adalah siswa yang berprestasi. Ia siswi kelas 12 yang berprestasi di bidang seni.

"Padahal tidak perlu pindah dari sini, kami akan bimbing ke arah yang lebih baik dan dilindungi. Namun keputusan seperti itu akhirnya kami hargai," tegasnya. Bahkan, karena prestasinya telah ada dua kampus swasta di Bandung yang menyasar AR untuk menjadi mahasiswanya lewat jalur prestasi akademik.

Diketahui, korban juga merupakan finalis mojang Karawang karena paras wajahnya dan prestasi yang dimiliki. Guru BK itu pun mengaku, dirinya telah cukup kenal lama dengan keluarga korban.  AR berasal dari keluarga yang baik. "Bapak ibunya keluarga yang baik, pola asuh dan perhatiannya baik, enggak ada track record yang buruk. Mungkin ini keteledoran saja, ya musibah," tambahnya.

Seperti diketahui, video berdurasi sekitar satu menit dan dua menit menampilkan adegan mesum. Video itu dibuat di ranjang dan toilet sebuah hotel di Karawang  tersebar di media sosial. Jajaran Polres Karawang pun menelusuri akar penyebab tersebarnya video itu.

Dalam pemeriksaan polisi, pembuatan video antara M dan AR direkam sendiri oleh M sekitar Juli 2018. M pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka, karena telah sengaja merekam adegan itu. Sementara AR yang menjadi pasangan M, Polres Karawang menetapkan sebagai korban. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,