Kebakaran Pabrik di Sukoharjo Hanguskan Seluruh Barang

Kebakaran Pabrik di Sukoharjo Hanguskan Seluruh Barang

Kebakaran pabrik plastik di Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. (foto - ist)

Sukoharjo - Kobaran api yang menghanguskan gudang plastik milik PT Surya Langkah Usaha di Desa/Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo berhasil dipadamkan. Namun seluruh isi gudang terdiri atas barang rongsok dan puluhan karung biji plastik ludes terbakar.
 
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sukoharjo Margono menyatakan, kobaran api dapat dijinakkan sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat 23 November 2018.
Ia mengatakan, belum dapat memastikan penyebab kebakaran yang meludeskan gudang pabrik pengolah limbah plastik tersebut. "Jumlah mobil damkar yang dikerahkan mencapai 15 unit yang berasal dari Sukoharjo, Kota Solo, Sragen, Boyolali, Karanganyar dan Wonogiri," katanya.

"Untuk nilai kerugian material akibat kebakaran tersebut sejauh ini belum bisa ditaksir, karena masih menunggu hasil pemeriksaan saksi dan pemilik pabrik," tegasnya. 

Berdasarkan informasi, api berasal dari gudang yang terletak di bagian belakang pabrik pengolah limbah plastik itu. Kobaran api kali pertama diketahui sejumlah karyawan yang tengah bekerja di dalam pabrik. Saat itu, para karyawan panik berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin besar.

Sejumlah karyawan langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Grogol, yang diteruskan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo. "Kebakaran terjadi setelah salat Jumat. Ada beberapa karyawan yang beraktivitas di pabrik saat kebakaran," kata Camat Grogol, Bagas Windaryatno.

Tak berapa lama, petugas damkar tiba di lokasi untuk memadamkan kobaran api. Mereka langsung memadamkan api yang membakar gudang pabrik itu. Sejumlah petugas damkar lainnya berupaya memadamkan kobaran api lewat bagian belakang pabrik.

Lokasi pabrik terletak di tengah permukiman penduduk. Hanya jalan perkampungan yang menjadi akses satu-satunya menuju lokasi. "Proses pemadaman terkendala sempitnya akses jalan menuju lokasi pabrik. Belum lagi, warga yang menonton kebakaran di pinggir jalan perkampungan," katanya.

Bagas menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara jelas penyebab utama kebakaran pabrik. Ia memprioritaskan agar kobaran api tak menjalar ke rumah penduduk yang letaknya di dekat pabrik. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,