Obama Sayangkan Pembakaran Gedung di Ferguson

Obama Sayangkan Pembakaran Gedung di Ferguson

Obama Sayangkan Pembakaran Gedung di Ferguson

Chicago - Presiden Barack Obama menyayangkan terjadinya pembakaran gedung di Ferguson, Missouri, Amerika Serikat (AS), setelah terjadinya kerusuhan dan pembakaran sejak keputusuan Dewan Juri dikeluarkan.


Seperti diberitakan Daily Mail, Rabu (26/11/2014), Selasa 25 November 2014 kembali terjadi kerusuhan di Ferguson. Keputusan Dewan Juri yang tidak memberikan hukuman kepada polisi Darren Wilson yang telah membunuh seorang remaja bernama Michael Brown, membuat kecewa warga di Ferguson.


Mereka melakukan demo dan pembakaran gedung dan mobil polisi yang ada di sana. Presiden Obama mengatakan, tidak ada alasan mengenai insiden kekerasan tersebut. "Dewan Juri membuat sebuah keputusan Selasa kemarin yang membuat banyak orang kecewa," katanya.


Kebencian berbasis ras di AS memang sudah lama terjadi. Presiden Obama pun menyadari akan hal ini. “bukan hanya dibuat. Permasalahan itu berakar pada realitas yang ada di negara ini untuk waktu yang lama,” lanjutnya.


Namun begitu, Presiden Obama kecewa terhadap penghasut yang memimpin membakar gedung, mobil, menghancurkan properti, serta menempatkan orang pada risiko. “Itu merupakan tindakan kejahatan dan mereka seharusnya diadili jika mereka berkaitan dengan insiden tersebut," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,