KPK Tangkap Hakim dan Pengacara Lewat OTT di PN Jaksel

KPK Tangkap Hakim dan Pengacara Lewat OTT di PN Jaksel

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (foto - ist)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK)  melakukan operasi tangkap tangan  (OTT), berkaitan dengan dugaan suap dalam perkara perdata yang ditangani Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Selain hakim, seorang pengacara pun turut ditangkap tim penyidik.
 
Berdasarkan keterangan Jubir KPK Febri Diansyah menyatakan, penangkapan lewat OTT tersebut dilakukan oleh penyidik KPK, pada Selasa 27 November malam hingga Rabu (28/11/2018) dinihari.
 
"Ya, hakim dan pengacara," kata Jubir KPK Febri Diansyah, Rabu (28/11/2018). Selain hakim dan pengacara, ada empat orang lainnya yang turut diamankan KPK. Bahkan, ada juga pihak tertangkap dari unsur panitera pengadilan.
 
Enam orang yang ditangkap KPK tersebut masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum mereka lebih lanjut. Keenam orang itu ditangkap berkaitan dengan kasus perdata yang tengah ditangani PN Jaksel.
 
Sementara itu, Mahkamah Agung (MA) masih menunggu informasi lengkap mengenai OTT hakim dan pengacara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Kita masih telusuri identitasnya. Belum ada laporan lebih lanjut masih menunggu," kata Kabiro Hukum dan Humas MA Abdullah.
 
Dalam penangkapan keenam orang di PN Jaksel tersebut, KPK pun menyita uang 45 ribu dolar Singapura, diduga terkait suap kasus perdata. "Sekitar 45 ribu dalam pecahan dolar Singapura," kata Febri Diansyah. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,