Puluhan Ekor Paus Mati Terdampar di Pantai Australia

Puluhan Ekor Paus Mati Terdampar di Pantai Australia

Penemuan puluhan ekor paus mati terdampar di pantai Australia. (foto - AFP)

Melbourne - Pihak berwenang Australia masih menyelidiki ditemukannya 28 ekor paus yang mati terdampar di wilayah pantai terpencil Victoria.
 
Dilansir AFP, Rabu (28/11/2018) temuan itu pertamakali dilaporkan oleh seorang pilot yang menerbangkan pesawat pribadi di atas Taman Nasional Croajingolong di Melbourne Victoria pada Selasa 27 November waktu setempat.
 
Ketika itu sang pilot mendapati 27 ekor paus pilot dan satu ekor paus bungkuk (humpback) terdampar di pantai setempat.
 
Kunjungan awal dari pengelola taman nasional itu menyebutkan, 8 ekor paus di antaranya masih hidup namun dalam kondisi kritis. Saat tim ranger setempat kembali ke lokasi itu pada Rabu 28 November waktu setempat, semuanya sudah mati.
 
Disebutkan, paus bungkuk yang juga ditemukan di lokasi yang sama diperkirakan telah mati dalam insiden terpisah, sebelum puluhan paus lainnya terdampar.
 
Gail Wright dari Otoritas Taman Nasional Victoria menyatakan, sampel sedang diambil dari bangkai paus-paus mati tersebut untuk mencari tahu penyebab paus itu terdampar. "Ini merupakan salah satu misteri terbesar, kita tidak tahu kenapa ini terjadi," sebut Wright.
 
Wright menjelaskan, musibah itu mungkin merupakan insiden paus terdampar paling banyak dalam sejarah Australia sejak awal tahun 1980-an.
 
Sebelumnya, pada Sabtu 24 November lalu, sedikitnya 145 ekor paus pilot ditemukan terdampar secara massal di sebuah pantai terpencil di wilayah Pulau Stewart, yang berjarak 30 km dari South Island Selandia Baru.
 
Separuh dari paus-paus itu telah mati saat ditemukan, sedangkan sisanya terpaksa disuntik mati karena tidak ada kesempatan untuk menyelamatkannya. Penyebab pasti kenapa paus dan lumba-lumba bisa terdampar di pantai tidak bisa diketahui.
 
Namun demikian, ada banyak faktor yang dinilai bisa memicu kasus semacam itu. Antara lain penyakit, kesalahan arah berenang, faktor geografis, surutnya laut secara cepat, dikejar predator atau cuaca ekstrem. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,