Roket India Bawa 31 Satelit Diluncurkan di Andhra Pradesh

Roket India Bawa 31 Satelit Diluncurkan di Andhra Pradesh

Peluncuran roket India di wilayah Andhra Pradesh membawa 31 satelit. (foto - ndtv)

New Delhi - Sebuah roket   membawa 31 satelit sekaligus  diluncurkan India, pada Kamis  (29/11/2018) waktu setempat. Selain dari India, satelit yang diluncurkan itu berasal dari delapan negara lainnya, termasuk Amerika Serikat (AS).
 
Dilansir Reuters dan The Times of India, Kamis (29/11/2018) roket bernama PSLV itu diluncurkan dari wilayah Andhra Pradesh tersebut, Kamis waktu setempat membawa satu satelit India dan 30 satelit asing. 

Berdasarkan keterangan Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) menyebutkan, roket itu membawa satelit pemantauan Bumi milik India, Hyper-Spectral Imaging Satellite (HysIS). Satelit itu memiliki resolusi tinggi dan perlengkapan pencitraan digital untuk memetakan Bumi. 

Sedangkan 30 satelit lainnya merupakan milik delapan negara, yakni AS, Australia, Kanada, Kolombia, Finlandia, Belanda, Spanyol dan Malaysia. Masing-masing negara selain AS menitipkan satu satelit, sedangkan 23 satelit lainnya merupakan milik AS.

Sejumlah satelit tersebut terdiri atas satu satelit mikro dan 29 satelit nano. Sementara berat keseluruhan dari 30 satelit tersebut mencapai 261,5 kilogram. 

Diketahui, satelit HysIS milik India memiliki berat 380 kg. Nantinya HysIS akan digunakan untuk berbagai aplikasi pemantauan. Antara lain pertanian, kehutanan, survei tanah, geologi, zona pantai, kajian air tanah, kajian lingkungan dan mendeteksi polusi industri. 

Meski berstatus satelit pemantauan Bumi, HysIS juga bisa dipakai untuk tujuan pemantauan militer.  Peluncuran roket yang membawa banyak satelit itu menjadi bagian ambisi Perdana Menteri India Narendra Modi.
 
Utamanya untuk menjadikan India sebagai penyedia layanan luar angkasa secara global namun berbujet rendah. Peluncuran dilakukan sekitar dua pekan setelah GSAT-29, satelit terberat India yang  diluncurkan ke luar angkasa. 

Sebuah laporan menyebutkan, satelit-satelit milik AS yang diluncurkan dengan roket PSLV tersebut merupakan kesepakatan kontrak antara AS dengan Antrix Corporation Ltd, sayap komersial ISRO. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,