Pengedar Sabu Dicokok Polisi di Hotel

Pengedar Sabu Dicokok Polisi di Hotel

Pengedar Sabu Dicokok Polisi di Hotel

Bandung - JN (35), hanya bisa pasrah saat diringkus oleh anggota kepolisian Satuan Reserse Narkoba Unit II Sub II Polrestabes Bandung, ketika akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu sabu di sebuah hotel Jalan Asia Afrika Kota Bandung.

Hal itu diungkapkan  Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol kepada wartawan di Kantor Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Rabu (26/11/2014)

"Ada 20 paket sabu siap edar saat digeledah di hotel itu oleh anggota kami," ujar Yoyol.  Adapun paketan narkoba jenis sabu tersebut tersimpan rapi dalam kotak kacamata hitam, yang dimasukkan ke dalam tas selendang coklat.

"Pelaku memang membungkus rapi paketan sabu sabu ini dan dimasukkan ke dalam kotak kacamata hitam. Namun petugas jeli dan menemukan barang bukti tersebut," bebernya.

Pelaku JN yang berperan sebagai pengedar narkoba jenis sabu sabu ini mengaku sering melakukan transaksi di hotel karena dianggap lebih aman. "Sudah 10 kali transaksi di hotel selama sebulan ini," aku JN

Selain itu JN menjelaskan, pembeli narkoba jenis sabu ini, rata-rata kalangan muda yang senang menikmati barang haram itu. "Biasanya yang beli anak anak muda cowok, tapi kalau transaksi tidak hanya di satu hotel berpindah-pindah," bebernya.

Untuk pendapatan yang diperoleh JN selama ini mengaku mendapatkan keuntungan senilai Rp 100.000 per gram. "Keuntungannya Seratus Ribu Rupiah per gramnya, pembeli biasanya ngambil 1 - 2 gram, " jelasnya dengan nada lesu.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian Polrestabes Bandung masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain, dengan inisial AS. Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, pelaku JN memperoleh narkoba jenis sabu tersebut dari AS.

Atas tindakannya, pelaku JN kini dijerat Pasal 112 ayat (2) UURI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,