Jalur Garut-Pameungpeuk Amblas Arus Lalin pun Dialihkan

Jalur Garut-Pameungpeuk Amblas Arus Lalin pun Dialihkan

Jalan raya Garut - Pameungpeuk amblas di Desa Depok Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut. (foto - @tmclantasgarut)

Garut - Sejumlah  jalan  di  wilayah  Garut  mengalami  gangguan  akibat  longsor,  tanah  bergerak  dan  amblas.  Selain di Cisewu yang mengalami longsor dan pergerakan tanah, jalan raya yang menghubungkan Garut - Pameungpeuk pun amblas.
 
Jalan yang amblas tersebut tepatnya terjadi di Desa Depok Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut. Akibat jalan amblas tersebut laju kendaraan dari arah Garut maupun Pameungpeuk terganggu. Bahkan harus memutar arah dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
 
"Terjadi jalan amblas dua lubang, baik di kiri maupun kanan jalur antara Pameungpeuk ke Garut," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria di Garut, Selasa (4/12/2018).
 
Menurutnya, jalan amblas itu terjadi, Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Kondisinya dapat membahayakan terhadap laju kendaraan, terutama kendaraan roda empat atau truk. Sementara arus kendaraan roda empat dialihkan ke jalur Bungbulang, dengan bantuan pengarahan dari jajaran petugas TNI dan Polri agar tidak terjadi kemacetan.
 
"Untuk kendaraan roda empat praktis tak bisa melewati jalur yang amblas tersebut. Untuk itu, kendaraan roda empat langsung diarahkan lewat jalur Bungbulang, baik dari Garut maupun dari Pameungpeuk," kata Dadi.
 
Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0611 Garut Letkol INF Asyraf Azis menyatakan, pihaknya telah menerjunkan anggotanya untuk membantu mengatasi jalan amblas di jalur tersebut, agar kendaraan secepatnya bisa melintas dengan aman.
 
Ia menyatakan, sejumlah prajurit bersama instansi lain dan sukarelawan masyarakat setempat, berupaya membuat jembatan darurat dari kayu. Hal itu dilakukan agar jalan yang amblas bisa dilewati kendaraan sehingga jalur tidak terputus.
 
"Tadi kendaraan menuju Garut Selatan sempat dialihkan ke Bungbulang. Namun, sekarang jalan sudah bisa dilalui karena masyarakat, anggota Koramil dan anggota Polsek sudah membuat jembatan darurat dengan menggunakan balok kayu," katanya.
 
Seperti diketahui, jalur selatan Garut - Pameungpeuk maupun jalur lainnya di wilayah Garut Selatan memang merupakan daerah rawan longsor, dan rawan pergerakan tanah pada musim hujan.
 
Sejak memasuki musim penghujan, beberapa titik jalan telah dilanda bencana longsor dan pergerakan tanah. Antara lain yang terjadi di beberapa titik di ruas Jalan Raya Pameungpeuk - Garut dan Jalan dari Bandung menuju Cisewu Kabupaten Garut. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,