Masjid Terapung 'Al Jabbar' Rancangan Emil Rampung 2020

Masjid Terapung 'Al Jabbar' Rancangan Emil Rampung 2020

Masjid Al Jabbar di kawasan Jalan Cimencrang Gedebage Kota Bandung. (foto - @yagetlost)

Bandung - Pembangunan  Masjid  Al  Jabbar  yang  berada di  kawasan  Jalan Cimencrang Gedebage Bandung ditargetkan rampung pada 2020. "Makanya saya tulis 2020 karena target eksterior beres 2019 dan interiornya 2020," ungkap Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
 
Emil mengatakan, konsep pembangunan Masjid Al Jabbar merupakan hasil desainnya sendiri pada 2016. Saat ini progres proyek itu baru sekitar 30 persen. Progres pembangunan dinilai lambat karena penganggaran diproses sebelum menjabat sebagai Gubernur Jabar.
 
Namun ia yakin, masjid terapung tersebut bakal selesai pada tahun 2020. "Anggarannya bukan dalam kendali saya. Namun diyakini pada tahun 2020 selesai," katanya.
 
Secara konsep, Masjid Al Jabbar memiliki filosofi mengembalikan masa kejayaan Islam dalam ilmu pengetahuan. Konsep itu diterjemahkan dalam bentuk kubah tiga dimensi. "Jadi karena namanya Al Jabbar, Jawa Barat. Al Jabbar juga matematika, jadi datang dari matematika dari sebuah rumus. Kalau matematika jadi sebuah angka, tapi kalau arsitektur rumus itu jadi tiga dimensi," tegas Emil.
 
Pembangunan masjid tersebut diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 900 miliar. Nantinya masjid tersebut punya keunikan tersendiri, yakni terapung di tengah danau.
 
Selain estetika, danau itu pun berfungsi sebagai pengendali banjir di kawasan Gedebage dan sumber pengolahan air minum. "Jadi, selain tambahan estetika di masterplan masjidnya, tiga fungsi ekologis dan enginering itu akan menjadi solusi untuk mengatasi masalah ekologi di lingkungan," katanya.
 
Bagian interior seperti atap akan dilengkapi kaca berwarna-warni. Selain itu, dilengkapi ragam fasilitas, seperti museum Alquran dan museum Nabi Muhammad, museum Asmaul Husna, percetakan Alquran dan fasilitas untuk pesantren kilat. Diperkirakan, masjid itu dapat menampung sekitar 50 ribu orang.
 
Mengenai akses jalan menuju Masjid Al Jabbar, menurut Emil nanti akan ada banyak akses. Misalnya, jalur kereta api cepat Bandung - Jakarta yang diperkirakan selesai pada 2022  juga akan melewati masjid itu.
 
Pihaknya juga bisa minta pihak PT KAI untuk membuat stasiun di dekat masjid. "LRT lewat sini, kita bisa mintakan satu stasiun ke PT KAI. Ada masjid Al Jabbar di sini, sehingga orang tinggal jalan ke sini untuk beribadah dengan nyaman," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,