RUPSLB Bank bjb Sepakati Penggantian Dirut Ahmad Irfan

RUPSLB Bank bjb Sepakati Penggantian Dirut Ahmad Irfan

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank bjb Agus Mulyana mengisi posisi Dirut gantikan Ahmad Irfan. (foto - ist)

Bandung - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa  (RUPSLB)  PT Bank Jawa Barat dan Banten (bjb) dengan hormat memberhentikan Ahmad Irfan sebagai Direktur Utama. Untuk sementara, posisinya dirangkap oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Agus Mulyana.
 
"Saya mengucapkan terima kasih atas jalinan kerja sama selama ini," sebut Ahmad Irfan kepada wartawan seusai RUPSLB Bank bjb di Hotel Aryaduta Jalan Sumatera Kota Bandung, Selasa (11/12/2018).
 
Ahmad Irfan pun terkesan menahan rasa haru selepas RUPASLB tersebut. Selama ini sosoknya dikenal memiliki hubungan yang sangat harmonis, baik dengan karyawan Bank bjb maupun media massa. Hal itu pula yang membuat beberapa orang yang menyaksikan kejadian itu terbawa suasana.
 
"Empat tahun ini Bank bjb tumbuh sangat pesat. Alhamdulillah saya melepas bjb dalam kondisi baik. Saya titip Bank bjb kepada seluruh stakeholder," tambahnya. Sejauh ini, ia pun belum menyatakan apakah akan maju kembali untuk fit and proper test atau tidak. Namun jika diminta, ia siap mengikutinya.
 
Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Agus Mulyana mengatakan, dalam RUPSLB itu ia mendapat mandat merangkap jabatan sebagai direktur utama. "Hal itu hal biasa dalam organisasi. Saya akan melaksanakan tugas dengan amanah dan terus melanjutkan program yang sudah dibangun oleh Ahmad Irfan,” katanya.
 
Sejauh ini, hingga triwulan III 2018 Bank bjb membukukan laba bersih Rp 1,3 triliun, atau tumbuh sebesar 25,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Total aset Bank bjb tercatat mencapai Rp 114,1 triliun, sedangkan net interest income tumbuh sebesar 4,1 persen (yoy). Terkait fee based income, Bank bjb tumbuh 23,2 persen. Bank bjb menyalurkan kredit Rp 74,6 triliun dengan tingkat kredit bermasalah 1,58 persen, lebih rendah dari industri perbankan di level 2,74 persen per Agustus 2018. (Jr.)**
.

Categories:Perbankan,
Tags:,