Tabrakan Beruntun libatkan 7 Kendaraan di Cikole Lembang

Tabrakan Beruntun libatkan 7 Kendaraan di Cikole Lembang

Tabrakan beruntun 7 kendaraan di Jalan Raya Tangkuban Parahu Desa Cikole Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. (foto - Twitter)

Bandung - Tabrakan  beruntun  melibatkan  tujuh  kendaraan  terjadi di  Jalan  Raya Tangkuban Parahu,  tepatnya di Desa Cikole Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Tabrakan beruntun itu diawali saat bus pariwisata asal Lampung mengalami rem blong, Jumat (14/12/2018).
 
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, akibat tabrakan beruntun tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah sempat mengalami kemacetan parah hingga sekitar 3 km.
 
Kanit Lakalantas Polres Cimahi Ipda Erin Heriduansyah mengatakan, kecelakaan berawal saat bus pariwisata dengan nomor polisi BE 7184 AU datang dari Subang arah Lembang sekitar pukul 12.45 WIB. Ketika menyalip menyerempet bagian kanan mobil Honda Jazz bernomor polisi D 1488 AFH.
 
Namun, bus terus melaju hingga menghantam mobil Xenia bernopol B 1804 KOV yang berada di depannya. Akibatnya, Xenia pun melintang ke sebelah kanan dan tertabrak oleh mobil Innova bernopol D 1150 UI yang datang dari arah berlawanan.
 
Setelah menabrak Xenia, bus itu masih melaju ke arah depan hingga menabrak tiga mobil berturut-turut, yakni mobil Yaris D 688 QQ, mobil Grand Livina plat nomor D 1556 ABD serta mobil Avanza bernopol D 1329 ZM.
 
"Akibat kecelakaan tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa maupun luka, hanya kerugian materi kerusakan sejumlah kendaraan," katanya.
 
Sementara itu, Kapolsek Lembang Kompol Dedi Hermayadi mengatakan, kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di depan tempat wisata Grafika Cikole. "Sopir atas nama Iswanto tak bisa mengendalikan kendaraan karena remnya blong," katanya.
 
Ia mengatakan, proses evakuasi bus pun mengalami kesulitan karena memang berukuran besar. Oleh karena itu, sejumlah petugas yang mendatangi lokasi kecelakaan membantu evakuasi sekaligus mengatur arus lalu lintas.
 
"Kami melancarkan arus lalu lintas, karena kami pantau dari arah Subang maupun dari arah Bandung terjadi kepadatan atau kemacetan hingga sekitar 3 - 4 kilometer," katanya.
 
Hingga sore hari, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di sekitar lokasi. Untuk penyelidikan, semua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan itu pun masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
 
"Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan, kami amankan sebagai barang bukti di Polsek. Sementara untuk bus karena cukup besar dan mengalami rem blong, kami menunggu mobil derek dari Cimahi," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,