'Sekoper Cinta' Peluang Turunkan angka Perceraian di Jabar

'Sekoper Cinta' Peluang Turunkan angka Perceraian di Jabar

Peluncuran program 'Sekoper Cinta' di Sasana Budaya Ganesha Jalan Tamansari Bandung. (foto - Instagram)

Bandung - Ribuan  anak  memadati  Gedung  Sasana  Budaya  Ganesha  Jalan  Tamansari  Nomor 73  Kota  Bandung  guna mengikuti "Festival Kota layak Anak 2018", dalam rangka launching "Sekoper Cinta" atau Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita, Minggu (16/12/2018).
 
Dalam acara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise memberikan apresiasi kepada perempuan Indonesia dan Pemprov Jabar. "Saya apresiasi bagi setiap ibu yang telah menjalankan tugas dalam mengurus anak. Saatnya perempuan Indonesia menjadi ibu-ibu hebat. Saya mengapresiasi Pemprov Jabar yang melaunching Sekoper Cinta," kata Yohana.
 
Sekoper Cinta merupakan wadah bagi perempuan Jabar untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman, dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Sekoper Cinta merupakan upaya Pemprov Jabar dalam mewujudkan kesetaraan peran, akses dan partisipasi antara perempuan dan laki-laki di segala bidang.
 
Yohana mendukung program Sekoper Cinta untuk diimplementasikan ke seluruh kota dan kabupaten di Jabar. Bahkan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan mengawal program itu agar berjalan dengan baik.
 
"Sekoper Cinta menjawab program prioritas kita, yaitu akhiri kesenjangan ekonomi perempuan dan perdagangan perempuan. Terlebih kasus kekerasan terhadap perempuan masih tinggi, dan yang lebih miris angka perceraian pun terus meningkat," tegasnya.
 
Untuk itu, Yohana mengajak para perempuan untuk memberikan contoh yang baik kepada anak-anak. Tujuannya agar anak-anak itu bisa menjadi pemutus rantai kekerasan saat sudah dewasa. "Semoga anak-anak kita bisa membawa perubahan untuk Indonesia," katanya.
 
Dalam peluncuran program tersebut, secara simbolis, Ridwan Kamil menyerahkan sebuah koper yang di dalamnya terdapat bentuk hati kepada Ketua Penggerak PKK Atalia Praratya Kamil, yang juga sebagai duta Sekoper Cinta.
 
Menurut Ridwan Kamil, program itu juga diluncurkan untuk membina perempuan dalam kesetaraan partisipasi dalam sebuah keluarga. "Hal itu merupakan satu upaya yang sudah dilakukan di Bandung, Bogor dan STKS untuk penguatan ibu-ibu," katanya.
 
"Keluarga tidak ada sekolahnya, sehingga kami buat sekolah perempuan yang 60 persen materinya keluarga," tegas Emil. Di dalam Sekoper Cinta terdapat dua modul. Pertama membahas mengenai keluarga, dan modul yang membahas mengenai ekonomi, sosial dan agama yang diapresiasi Menteri Yohana Yembise. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,