Massa Bela Muslim Uighur Bakar Spanduk Bendera Cina

Massa Bela Muslim Uighur Bakar Spanduk Bendera Cina

Massa Persaudaraan Alumni 212 bakar spanduk bendera Cina di depan gedung Kedutaan Besar Cina Kuningan Jaksel. (foto - ist)

Jakarta - Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang melakukan aksi bela kaum muslim Uighur di depan gedung Kedutaan Besar Cina Kuningan Jakarta Selatan, diakhiri dengan membakar spanduk bergambar bendera negara Cina.
 
Sedikitnya dua spanduk yang persis berukuran satu bendera yang dibakar oleh para demonstran pada pukul 17.00 WIB di dua lokasi berbeda. Yakni dekat truk orasi dan di atas kawat berduri yang berada di depan Kedutaan Besar Cina, Jumat (22/12/2018).
 
"Bakar sampai habis semuanya. Kita lihat ada yang marah tidak kalau bendera China ini dibakar," demikian teriak orator dari atas truk orasi. Setelah membakar dua spanduk bergambar bendera Cina tersebut menyebabkan asap mengepul, dan menginjak-nginjak bendera itu.
 
Tak ingin Persaudaraan Alumni 212 terpancing untuk melakukan sesuatu pada gedung kedutaan, pemimpin orator ingin massa tetap menjaga kondusifitas agar demonstrasi dapat berlangsung tertib hingga akhir.
 
"Jaga ketertiban dan jangan terpancing," katanya. Setelah aksi pembakaran, Ketua Umum FPI KH Sobri Lubis melakukan pidato dan orasi terakhir di hadapan para massa. Massa pun membubarkan diri dari Kedubes China sekira pukul 17.20 WIB.
 
Yusuf Muhammad Martak, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang tergabung dalam PA 212, mengutuk keras Pemerintah Cina yang telah melakukan penindasan terhadap umat muslim Uighur di Provinsi Xinjiang.
 
"Mengutuk keras terhadap pemerintahan komunis Tiongkok/Cina atas penindasan terhadap Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang," kata Yusuf. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,