Sekjen PSSI diperiksa penyidik 4 Jam Dicecar 23 pertanyaan

Sekjen PSSI diperiksa penyidik 4 Jam Dicecar 23 pertanyaan

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria di kantor Dittipikor Bareskrim Polri Jalan Rasuna Sahid Kuningan Jaksel. (foto - ist)

Jakarta - Sekjen  PSSI  Ratu Tisha Destria memenuhi  panggilan Bareskrim Polri dan diberikan 40 pertanyaan. Namun Tisha baru menjawab 23, sedangkan sisanya dilanjutkan pada awal Januari.
 
Didampingi pengacaranya, Ratu Tisha mendatangi kantor Dittipikor Bareskrim Polri Jalan Rasuna Sahid Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Wanita kelahiran 30 Desember 1985 itu diperiksa selama empat jam, belum termasuk break satu jam.
 
Setelah keluar, Tisha mengaku disodori 40 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik seputar kasus pengaturan skor pertandingan sepakbola. Dari 40 pertanyaan, Tisha baru menjawab 23 pertanyaan, sisanya akan dilanjutkan awal Januari 2019.
 
"Ada sisa 17 pertanyaan dan akan dilanjutkan pada 4 Januari 2019," kata Tisha kepada wartawan seusai diperiksa. "23 pertanyaan itu terkait mekanisme PSSI, utamanya komitmen PSSI dalam mengatasi pengaturan skor. Intinya kami berterima kasih kepada Kepolisian atas kerja sama ini, karena ini yang kami tunggu," tegas Tisha.
 
"Kami juga menjelaskan mengenai sejumlah regulasi, di mana PSSI fungsinya sebagai regulator. Sejumlah pertanyaan menjadi wewenang penyidik, namun saya tidak bisa bicara secara mendetail," katanya.
 
Diakui Tisha, pemanggilan terhadap dirinya tidak terkait dengan sejumlah penangkapan. Terkait kasus pengaturan skor, Bareskrim awalnya memanggil Tisha ke Dittipikor pada 21 Desember 2018. Namun, ia urung hadir karena alasan ada rapat yang tak bisa ditinggalkan.
 
Menurutnya, kedatangannya tak ada hubungannya dengan sejumlah penangkapan pejabat PSSI yang dilakukan polisi. "Ini tidak ada kaitannya dengan penangkapan. Jangan dicampur aduk dulu, saya tidak terkait," kata Tisha. (Jr.)**

 

.

Categories:Nasional,
Tags:,