Menag, "Kolom Agama di KTP Sangal Vital"

Menag,

Menag, "Kolom Agama di KTP Sangal Vital"

Banjarbaru - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menegaskan kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sangat vital sehingga tetap dipertahankan agar penduduk memiliki identitas agama yang dianut.

"Agama memiliki kedudukan yang sangat vital dalam kehidupan sehingga kolom agama di KTP dipertahankan," ujar Menag pada silaturahim dengan ulama Kalsel di Banjarbaru, Rabu (26/11/2014).

Silaturahim dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru dihadiri Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, Ketua MUI Ahmad Makkie, dan Kakanwil Kemenag M Tambrin.

Selain itu, undangan lain termasuk alim ulama dan tokoh masyarakat serta guru agama se Kalsel yang jumlahnya mencapai 3.000 orang ikut menghadiri silaturahim tersebut.

Menurut Menag, pemerintah sama sekali tidak berniat menghilangkan atau menhapus kolom agama di KTP karena agama memiliki sejarah dan kedudukan vital dalam kehidupan.

"Identitas setiap warga negara yang tercantum dalam KTP bukan hanya nama dan alamat, tetapi juga wajib tertulis agama karena kedudukannya vital dalam kehidupan," ujarnya.

Ia menjelaskan setiap aspek kehidupan memerlukan identitas agama mulai anak sekolah yang wajib diketahui apa agamanya sehingga bisa diberikan pelajaran sesuai agama yang dianut.

"Pelajaran agama diberikan sejak anak masuk sekolah sehingga mereka bisa menerima pelajaran sesuai agama yang dianutnya dan tidak boleh anak diajarkan agama lain," tegasnya.

Selain itu, kata dia, terkait masalah pernikahan yang sah dan diakui oleh pemerintah adalah pernikahan yang sama agamanya dan dikuatkan melalui Undang-Undang Perkawinan.

"Pemerintah hanya mengakui pernikahan yang sama agamanya dan tidak mentolerir perkawinan beda agama serta tidak bisa mencatatkan sebagai perkawinan resmi," kata dia.

Masalah vital lain terkait agama adalah apabila dilantik menjadi PNS maka akan diambil sumpah sesuai agama yang dianutnya dan sumpah itu harus dipertanggungjawabkan.

"Jadi agama bukan sekedar sebuah identitas tetapi memiliki kedudukan sangat vital karena berkaitan segala aspek kehidupan dan Kemenag tetap mempertahankan," katanya. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,