Perhatikan Sertifikasi Pekerja Jabar

Perhatikan Sertifikasi Pekerja Jabar

Perhatikan Sertifikasi Pekerja Jabar

Bandung- Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) Provinsi Jabar mengharapkan pemerintah memperhatikan masalah jaminan memiliki sertifikasi bagi pekerja di Jabar untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja asing saat diberlakukannya masyarakat ekonomi Asean 2015.

"Pemerintah harus membantu pekerja untuk mendapatkan sertifikasi karena kami ini buruh butuh bantuan soal sertifikasi," kata Ketua Gaspermindo Jabar Azhar Hariman dalam acara pelatihan peningkatan sumber daya manusia pengurus Gaspermindo di Bandung, Rabu (26/11/2014).

Ia menuturkan, menghadapi masyarakat ekonomi Asean tentunya harus dipersiapkan segalanya dibidang usaha, termasuk kaum pekerjanya.

Menurut dia, dibukanya perdagangan bebas Asean itu, tentunya tenaga kerja asing yang sudah bersertifikasi dapat mudah bekerja di Indonesia.

"Makanya kami tidak mau kalah dengan tenaga kerja dari luar, kita juga harus mampu bersaing yang tentunya harus dapat dukungan dari pemerintah tentang masalah sertifikasinya," kata Azhar.

Menurut dia, tuntutan sertifikasi itu dapat dilaksanakan pemerintah daerah, provinsi maupun pusat untuk mengalokasikan anggarannya untuk sertifikasi kaum pekerja.

Perusahaan juga, lanjut dia, harus berperan membantu para pekerjanya untuk mendapatkan sertifikasi itu.

"Pemerintah bisa saja mensubsidi atau bagamana pun caranya, perusahaan juga bisa memberikan anggaran CSR-nya untuk biaya sertifikasi," katanya.

Sementara itu, Gaspermindo siap menghadapi diberlakukannya masyarakat ekonomi Asean 2015 dengan membekali pengetahuan masalah ekonomi nasional, asia dan internasional.

Dikatakan Azhar, para pengurus Gaspermindo dalam kegiatan itu akan diberikan materi yang berkaitan dengan ketenaga kerjaan dan perekonomian global.

"Kegiatan pelatihan seperti ini salah satunya membahas berbagai tantangan kedepan diberlakukannya masyarakat ekonomi Asean," katanya.

Kegiatan itu dihadiri oleh mantan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jabar dan perwakilan sejumlah organisasi buruh lainnya di Jabar. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,