Seorang wanita digiring ke ruang Penyidikan Vanessa Angel

Seorang wanita digiring ke ruang Penyidikan Vanessa Angel

Polisi menggiring seorang wanita memasuki ruangan pemeriksaan di Polda Jatim. (foto - ist)

Surabaya - Kasus  prostitusi  online  yang  melibatkan  dua  artis berinisial VA dan AS di Surabaya teris dikembangkan oleh jajaran kepolisian. Sekitar pukul 22.15 WIB, penyidik kembali menggiring seorang perempuan masuk ke ruangan penyidik.
 
Perempuan berambut sebahu dan mengenakan sweater berwarna merah muda agak gelap itu dikawal oleh beberapa penyidik, setelah turun dari mobil. Berdasarkan informasi, perempuan yang terlihat berumur sekitar 40 tahunan itu diringkus (didatangkan) polisi dari Jakarta.
 
Perempuan itu pun hanya menundukkan muka dan terus menutupi wajahnya ketika memasuki ruangan penyidik. Tidak sepatah kata pun dikeluarkannya. Ia langsung memasuki ruang pemeriksaan, yang terlihat sama dengan ruangan yang baru saja dimasuki oleh Vanessa Angel.
 
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi pun enggan menerangkan siapa perempuan yang baru datang tersebut. Ia juga tidak menjelaskan, apa hubungannya dengan kasus prostitusi artis tersebut. "Saya tidak tahu, nanti saja dijelaskan. Saya juga belum mengetahuinya," katanya.
 
Seperti diketahui, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur menggerebek sebuah hotel di Surabaya. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan dua artis dan dua manajemen dari artis tersebut dalam dua kamar yang berbeda.
 
Pihak kepolisian melakukan penyelidikan kasus tersebut selama sebulan lamanya. Satu artis pernah menjadi model majalah dewasa popular, dan satunya lagi artis FTV. Dalam kasus itu, polisi juga mengamankan empat saksi korban dan satu tersangka mucikari.
 
Berdasarkan informasi, kedua artis tersebut kabarnya membanderol tarif berbeda untuk jasanya. Ada yang bertarif Rp 80 juta, dan ada juga yang bertarif Rp 25 juta per sekali kencan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,