6 Anak Tertimpa Longsor di Jalur KA Cicurug, 1 Orang Tewas

6 Anak Tertimpa Longsor di Jalur KA Cicurug, 1 Orang Tewas

Longsor di sekitar lokasi pembangunan double track jalur kereta Kampung Nyalindung Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. (foto - ist)

Sukabumi - Longsor  menerjang  lokasi  pembangunan  double  track  jalur  kereta api  (KA)  Sukabumi - Bogor, tepatnya di Kampung Nyalindung Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.
 
Longsor tersebut menimpa enam orang anak yang tengah bermain di lokasi. Akibat kejadian itu, satu anak meninggal dunia, dan tiga anak lainnya mengalami luka-luka serta dua lainnya dinyatakan selamat.
 
Berdasarkan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, longsor tersebut terjadi secara tiba-tiba saat keenam anak tersebut sedang bermain di lokasi proyek double track.
 
"Informasi yang kami terima, ada enam anak yang sedang bermain di lokasi proyek pembangunan  double track jalur KA Sukabumi - Bogor. Tiba-tiba tanah di lokasi longsor dan menimpa keenam anak itu. Satu anak meninggal, tiga luka-luka dan dua selamat," kata Sutopo.
 
Sutopo menjelaskan, BPBD Kabupaten Sukabumi saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak muspika, Babinkamtibmas serta masyarakat sekitar guna melakukan evakuasi korban dan pendataan di lokasi kejadian.
 
Sebelumnya,  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai, sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi Jabar memang tergolong rawan bencana longsor. Tercatat, ada 132 kali longsor selama 10 tahun terakhir di daerah tersebut.
 
Menurut Sutopo Purwo Nugroho, kondisi topografi perbukitan dengan batuan penyusun yang porous, gembur dan lepas menyebabkan mudah longsor. "Selama 10 tahun terakhir telah terjadi 132 kali longsor di Sukabumi, beberapa kejadian di antaranya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan," tegas Sutopo. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,