Doa dan tangis Iringi Pemakaman Noven di TPU Cimuncang

Doa dan tangis Iringi Pemakaman Noven di TPU Cimuncang

Prosesi pemakaman jenazah Andriana Yubelia Noven Cahya(18) di TPU kawasan Cimuncang Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung - Ratusan   orang  terdiri  atas  keluarga  dan  kerabat  larut  dalam  suasana  duka  saat  mengantarkan  jenazah Andriana Yubelia Noven  Cahya (18) untuk dimakamkan di TPU kawasan Cimuncang Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.
 
Isak tangis pun yang tak henti-hentinya tampak dari wajah Ibunda Noven, adik perempuannya dan sejumlah keluarga lain hingga teman-teman dekatnya. Seorang Romo memimpin prosesi pemakaman Noven, lantunan lagu dan iringan doa dikumandangkan di lokasi pemakaman.
 
Saat proses memasukkan peti jenazah ke liang kubur hingga proses penimbunan, tangisan dari keluarga dan pelayat yang hadir kembali terdengar. Sang ibu yang terus setia memeluk bingkai foto Noven, juga terus menangis di pinggir makam putri sulungnya didampingi adik bungsu Noven.
 
Sejauh ini, belum diketahui apa yang menjadi motif pasti atas pembunuhan terhadap Adriana Yubelia Noven. Aparat Polresta Bogor Kota masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penusukan siswi SMK Baranangsiang Bogor tersebut.
 
Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, sosok pelaku terungkap dari media sosial korban.
 
Diketahui, pelaku berinisial S dan disebut saling kenal dengan korban. "Berdasarkan media sosial korban, dari hasil keterangan si S ini kemudian kita cocokkan dengan hasil CCTV. CCTV itu kan gambarnya tidak terlalu jelas namun ciri fisik cara berjalan itu memiliki kemiripan yang yang diduga S," katanya.
 
Kecurigaan polisi menguat setelah S membuat statement di media sosial terkait soal penangkapan terhadap dirinya. S sempat memposting keterangan yang berisi bantahan, ia adalah pelaku pembunuhan Andriana Noven. Bahkan S berujar akan menuntun pihak yang menuduhnya sebagai pelaku pembunuhan.
 
"Dia sempat memposting tulisan di medsosnya untuk mengkonter tuduhan bahwa ia telah ditangkap. Justru, di situ jadi titik terang kita untuk masuk," kata Kombes Pol Hendri. Selain dari media sosial, dugaan S sebagai pelaku pembunuhan diperkuat dengan keterangan teman korban. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,