Operasi Pekat di Cianjur Jaring 11 Perempuan & Puluhan Miras

Operasi Pekat di Cianjur Jaring 11 Perempuan & Puluhan Miras

Perempuan yang terjaring operasi pekat Satpol PP Cianjur. (foto - rri)

Cianjur - Satpol PP Kabupaten Cianjur menjaring 11 perempuan tuna susila dan puluhan minuman keras berbagai merek, dalam operasi pekat yang digelar di sejumlah titik.
 
Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (Gakda) dan Ketertiban Umum Satpol PP dan Damkar Cianjur Robi Erlangga di Cianjur, Kamis (10/1/2019) mengatakan, kegiatan itu untuk menetralisir penyakit masyarakat (pekat).
 
Petugas menyisir Kecamatan Cianjur Kota, Kecamatan Pacet, Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Mande. Petugas berhasil menjaring 11 perempuan tuna susila dan 55 botol miras berbagai merek, tiga galon berisi alkohol murni dan 24 botol oplosan.
 
Semua itu diamankan dari sejumlah lokasi yang selama ini kerap dijadikan sebagai tempat mangkal dan kios minuman keras berkedok depot jamu. Perempuan yang terjaring langsung diamankan ke kantor Satpol PP untuk didata.
 
Disebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan penyakit HIV dan penyakit menular lainnya. Hasil pendataan dari 11 perempuan itu, lima orang pekerja seks komersial (PSK) dan tiga orang positif HIV/AIDS. 
 
"Semuanya terpaksa dipulangkan ke keluarganya karena panti penuh, namun mereka akan dipanggil ketika panti sudah kosong untuk mendapat pembinaan," katanya.

Sementara miras hasil operasi diamankan sebagai barang bukti untuk dimusnahkan, sedangkan penjual telah didata Dan diberikan peringatan keras. Jika kembali membuka usahanya akan dijatuhi sanksi tegas hingga ke meja hijau.

Ia menambahkan, untuk penderita HIV/AIDS yang telah diamankan Satpol PP, selanjutnya akan mendapat pengawasan khusus serta menjalani pengobatan Oleh Dinas Kesehatan dan KPA Cianjur. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,