Polisi Beberkan 6 Nama Artis yang Terlibat Prostitusi Online

Polisi Beberkan 6 Nama Artis yang Terlibat Prostitusi Online

Polisi menggiring mucikari prostitusi online artis yang telah ditetapkan sebagai tersangka. (foto - ist)

Surabaya - Polisi  beberkan  enam  nama  artis  yang  diduga  terlibat  dalam prostitusi online. Keenam artis tersebut akan dipanggil mulai pekan depan. Sebelumnya polisi pun telah mencatat, ada 45 artis dan 100 model cantik yang terlibat dalam prostitusi tersebut.
 
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan, keenam artis yang telah dibongkar pihak kepolisian tersebut merupakan artis sinetron televisi swasta yang cukup besar, dua orang di antaranya mantan finalis ajang Puteri Indonesia. "keduanya finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017," katanya di Surabaya, Jumat (11/1/2019).
 
Sebelumnya, Luki menyebutkan nama artis tersebut berinisial AC, TP, BS, ML dan RF serta satu tambahan artis FG, yang diduga kuat terlibat jaringan prostitusi online. Keenam inisial itu langsung dibeberkan ke publik di antaranya Mulya Lestari, Baby Shu, Fatya Ginanjasari, Riri Febianti, Aldiena Cena atau Sundari Indira dan Tiara Permata Sari.
 
Nama-nama tersebut adalah update dari perkembangan penyelidikan sebelumnya, di mana polisi saat itu mengatakan telah ada lima nama artis yang diduga kuat terlibat dalam prostitusi online tersebut.
 
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, dari keenam artis tersebut, dua orang di antaranya dipanggil pekan depan. "Mekanismenya dari daftar artis tersebut akan dipanggil dua artis secara bersamaan pada pekan depan," ungkapnya.
 
Menurut Barung Mangera, nama-nama artis tersebut diketahui dalam komando dua tersangka mucikari Endang Suhartini (37) alias Siska (ES) dan Tantri (28), yang sudah ditangkap bersama  Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila di Surabaya, pada Sabtu 5 Januari sekitar  pukul 12.30 WIB lalu.
 
Perkembangan dari kasus Vanessa Angel terkuak, dirinya telah menerima transfer dari tersangka mucikari sebanyak 15 kali. Transfer tersebut ia dapat secara berkala sejak 1 Januari 2018, dan terakhir pada 5 Januari 2019.
 
Sejauh ini, pihak kepolisian telah bekerja sama dengan pihak bank untuk mendapatkan rekening koran tersangka mucikari Endang Suhartini (ES). "Dari rekening koran untuk inisial saksi VA, dirinya telah mendapat kiriman transfer sebanyak 15 kali dari mucikari ES," tegas Barung. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,