4 Tewas, Truk Terguling Hantam Mobil di Tanjakan Gentong

4 Tewas, Truk Terguling Hantam Mobil di Tanjakan Gentong

Mobil Agya hancur setelah dihantam truk di tanjakan Gentong Kabupaten Tasikmalaya. (foto - Facebok)

Ciamis - Minibus  Agya  yang  ditumpangi  empat orang satu keluarga warga Ciamis dihantam truk bermuatan pasir yang terguling karena tak kuat menanjak di Tanjakan Gentong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Jumat 18 Januari malam.
 
Keempat korban meninggal dunia yakni suami istri Ajat Sudrajat (70), Sukayati (60), anak Robi Fauzan (27) dan menantu Herawati (23). Korban merupakan warga Desa Kolot (Burlong) Kelurahan Ciamis Kabupaten Ciamis Jawa Barat.
 
Berdasarkan penuturan menantu korban Feri, kecelakaan itu berawal saat mobil korban dihantam truk pasir yang mundur karena tak kuat menanjak di tanjakan Gentong. Truk lalu terguling ke sebelah kiri dan menghantam tebing.
 
"Mobil tidak bisa menghindar. Ketika mundur posisi mobil di bagian belakang sebelah kiri truk. Minibus itu lalu dihantam ke kiri kena tebing di tanjakan Gentong," kata Feri di rumah duka Burlong Kabupaten Ciamis, Sabtu (19/1/2019).
 
Menurutnya, rombongan akan ke Jakarta untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Mereka berangkat sekitar pukul 20.00 WIB menggunakan dua mobil. Mobil yang mengalami kecelakaan berisi empat orang, sedangkan lainnya lima orang.
 
"Kejadiannya malam sekitar jam 22.00 WIB. Korban yang meninggal terdiri atas bapak dan ibu mertua, adik ipar dan istrinya," katanya. Tiga jenazah dikebumikan di wilayah Padaherang Pangandaran, yang merupakan tempat kelahiran. Sedangkan satu jenazah atas nama Herawati dimakamkan di wilayah Cimaragas Ciamis.
 
Disebutkan, keluarga tidak memiliki firasat atas kejadian itu, namun istri Feri sempat berkomunikasi dengan korban Robi yang mengatakan, cuti di pekerjaannya masih lama. Padahal hari ini seharusnya bekerja.
 
Sementara itu, Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Andriyanto mengatakan, kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Kadipaten (tanjakan Gentong) Desa Cibahayu Kecamatan Kadipaten. Kecelakaan tersebut melibatkan dump truk, mobil Agya dan Xenia.
 
"Truk itu membawa muatan pasir seberat 30 ton. Di jalan yang menikung dan menanjak, rem truk tidak berfungsi sehingga mundur ke sebelah kiri. Di belakang truk ada mobil Agya yang mau menyalip ke sebelah kiri. Karena tidak bisa menahan truk, mobil Agya terseret hingga masuk parit," katanya.
 
Menurutnya, mobil Xenia, posisinya di belakang dua kendaraan itu sehingga tidak terkena dampak yang parah. Baik penumpang maupun kendaraannya hanya mengalami luka. "Mereka yang berada di mobil Xenia masih satu keluarga dengan yang mobil Agya. Sementara untuk pengemudi truk masih kita periksa," tegas Andriyanto. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,