Guru Les Privat Cabul Diringkus Reskrim Polrestabes Bandung

Guru Les Privat Cabul Diringkus Reskrim Polrestabes Bandung

Satuan Reskrim Polrestabes Bandung ungkap guru les privat yang berbuat cabul terhadap 34 pelajar. (foto - ist)

Bandung - Jajaran Satuan Reskrim Polrestabes Bandung mengamankan seorang guru les privat berinisial DRP (48), dengan tuduhan mencabuli puluhan pelajar yang masih berusia di bawah umur.
 
Menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema didampingi Kasat Reskrim AKBP Muhamad Rifai kepada wartawan, Senin (21/1/2019) terungkapnya pencabulan terhadap puluhan anak itu berawal dari salah satu orangtua korban yang membeli memory card dari anaknya.
 
"Setelah dipasang di HP milik salah satu orangtua korban berinisial DS, ternyata dalam memory itu terdapat puluhan video cabul yang direkam oleh pelaku. DS lalu melaporkan pelaku ke unit Perlindungan Anak dan Perempuan Polrestabes Bandung," katanya.
 
Irman menjelaskan, anggota mengamankan pelaku di kediamannya Jalan Mandala Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandalajati Kota Bandung. Usai dilakukan pemeriksaan oleh anggota, pelaku mengakui, dirinya telah melakukan pencabulan terhadap puluhan anak.
 
"Dari pengakuan pelaku, sedikitnya 34 orang anak yang masih di bawah umur menjadi korbannya," katanya. Anak yang menjadi korban pencabulan oleh DRP rata-rata pelajar tingkat SD hingga pelajar menengah pertama.
 
Modus operandi dengan menyuruh para korban untuk menonton film porno yang diputar di laptop milik pelaku. "Setelah itu, pelaku pun melakukan pencabulan terhadap para korbannya," tegas Irman.
 
Sejauh ini, penyidik masih mendalami kasus pencabulan yang dilakukan oleh DRP. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 jo 76 E UU RI No 17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 miliar. (Jr.)**
.

Tags:,