Ribuan Warga Padati Jalanan AS Tuntut Kesetaraan Gender

Ribuan Warga Padati Jalanan AS Tuntut Kesetaraan Gender

Tuntut kesetaraan gender ribuan warga AS lakukan Women's March. (foto - Getty Images)

Washington - Ribuan  warga  utamanya  kaum  perempuan  turun  ke  jalan  di  sejumlah  kota di  Amerika Serikat,  guna mengikuti pawai "Women's March" ketiga menuntut kesetaraan gender. Mereka pun menyerukan perhatian pada isu lingkungan dan hak-hak imigran.
 
Dalam sebuah aksi protes di Washington hanya beberapa blok dari Gedung Putih, penyelenggara dan aktivis hak-hak transgender Abby Stein mengatakan kepada para demonstran, mereka tidak akan bisa dipecah-belah.
 
"Banyak orang termasuk media berusaha memecah-belah kita. Yang menyatukan kita justru bukan karena kita semua sama, namun karena kita berbeda". Pastor Gereja House of the Lord, Leah Daughtry juga berorasi yang menekankan slogan "kita tidak boleh berhenti".
 
"Kita tidak akan berhenti sampai setiap anak dipersatukan kembali dengan orangtuanya di perbatasan. Kita tidak akan berhenti sampai setiap anak memiliki akses yang bebas dan penuh untuk mendapat pendidikan,” seru Daughtry.
 
"Kita tidak akan berhenti sampai setiap orang memiliki akses penuh, bebas, adil untuk mendapat layanan kesehatan," tambahnya. Selain di AS, Women's March pun digelar di sejumlah negara Eropa, Australia, Taiwan dan Argentina.
 
Sejumlah negara lainnya termasuk Indonesia juga akan mengadakan aksi serupa pada tahun ini. Women's March pertama diadakan pada 2017 lalu, sehari setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,