Enam Orang Meninggal Dunia, Kabupaten Gowa Terendam

Enam Orang Meninggal Dunia, Kabupaten Gowa Terendam

Petugas bantu korban banjir di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. (foto - ist)

Gowa - Nyaris seluruh wilayah di Sulawesi Selatan terendam banjir akibat curah hujan tinggi terus menerus. Banjir juga dipicu proses pembuangan air dari waduk Bili-bili, yang menyebabkan volume air sungai meningkat di Kabupaten Gowa.
 
Sedikitnya 6 warga meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Selasa (22/1/2019). Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyebutkan, terdapat 6 orang warganya yang meninggal dunia akibat musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.
 
Korban terdiri atas dua bayi, yakni Akram Ali Yusran (3) dan satunya lagi belum diketahui identitasnya. Keduanya meninggal karena kedinginan. "Ada bayi yang meninggal karena kedinginan. Tadi sempat mendapat perawatan tapi meninggal di rumah sakit," kata Adnan.
 
Selain itu, ada yang meninggal karena tersengat listrik. Korban atas nama Rizal Nisantrio (44) akibat tersengat listrik di BTN Batara Mawang Kecamatan Somba Opu Gowa. "Satu orang dewasa meninggal tersengat listrik di Kecamatan Somba Opu," katanya.
 
Sementara itu, dua orang dewasa meninggal di Kecamatan Bungaya belakang Pasar Sapaya, atas nama Syarifuddin dan Dg Baji. Kedua korban belum diketahui penyebab meninggalnya. "Ada yang meninggal dua orang di belakang Pasar Sapaya" tambah Adnan.
 
"Selain itu ada warga yang tertimbun tanah longsor belum diketahui identitasnya. Tertimbun longsor di Kecamatan Tinggi Moncong, korban sudah dibawa ke rumah sakit". (Jr)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,