Pembangunan Masjid Al Jabbar hadapi soal ganti rugi lahan

Pembangunan Masjid Al Jabbar hadapi soal ganti rugi lahan

Pembangunan Masjid Al Jabbar di Cimencrang kawasan Gedebage Bandung. (foto - ant)

Bandung - Pembangunan  Masjid  Al Jabbar di  Cimencrang  kawasan  Gedebage  Bandung  ternyata menyisakan masalah. Pemerintah Provinsi Jabar mengakui masih ada lahan yang belum tuntas pembayarannya.
 
Namun demikian, Pemprov Jabar tengah mengkaji terkait keberlanjutan lahan yang sudah ada dalam penlok Masjid Al Jabbar. Untuk diketahui, proyek pemerintah yang telah diresmikan mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan akhir 2017 itu, rupanya masih menyisakan belum terselesaikannya ganti rugi lahan hingga awal 2019 ini.
 
Sedikitnya delapan petak lahan persawahan seluas 9.096 m2 di kawasan Gedebage tersebut belum dibayar pemerintah. Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya memang belum mendapatkan laporan khusus atau spesifik, terkait lahan yang belum dibayar tersebut.
 
Namun, ia akan langsung mengecek terkait dengan lahan yang tertunda tersebut. Iwa memastikan, lahan-lahan tersebut saat ini masih dalam proses, mengingat keterbatasan waktu pada saat itu hingga belum terbayarkan.
 
Berdasarkan beberapa penilaian dan juga saran dari tim TP4D untuk pembebasan ditunda agar tidak terburu-buru. "Agar bisa sesuai dengan ketentuan, sekarang sedang dikaji bagaimana kelanjutannya" kata Iwa, Selasa (22/1/2019).
 
Iwa Karniwa menambahkan, terkait masalah tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi khususnya pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, sekaligus akan mengonfirmasikan kepada PPK. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,