Dugaan Prostitusi, Aldiera Chena Penuhi Panggilan Penyidik

Dugaan Prostitusi, Aldiera Chena Penuhi Panggilan Penyidik

Aldiera Chena datangi Mapolda Jatim. (foto - ist)

Surabaya - Menyoal  dugaan  keterlibatannya  dalam  kasus  prostitusi  online  artis,  selebgram  Aldiera  Chena  penuhi panggilan penyidik Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan.
 
Aldiera datang sendiri tanpa didampingi kuasa hukum dan pihak keluarga. Mengenakan baju putih berpadu blazer kotak-kotak hitam, ia menjalani pemeriksaan selama 4 jam. Namun, saat keluar dari ruangan penyidik, Aldiera enggan berkomentar banyak.
 
Bahkan ketika ditanya terkait keterlibatannya, ia mengaku tak mengenal satu pun mucikari tersebut.  "Saya tidak kenal," katanya di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin 21 Januari 2019 malam.
 
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengenai apa yang dicari dari pemeriksaan dan alasan durasi pemeriksaan masing-masing artis berbeda. Ada tiga faktor yang menjadi ukuran.
 
Pertama, data digital forensik komunikasi atau chatting antara artis dengan mucikari hingga pelanggan. Kedua, data digital forensik terkait transaksi keuangan. Ketiga terkait tempat terjadinya komunikasi sekaligus transaksi keuangan atau tempat terjadinya prostitusi seperti hotel dsb.
 
"Kalau dia hanya menyangkut masalah komunikasi awal tentu pemeriksaannya bisa lebih singkat," kata Barung kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (22/1/2019). Namun jika pemeriksaan berlangsung lama, ada dugaan kuat jika artis itu terlibat dalam ketiga hal.
 
"Kalau dia tersangkut ketiga-tiganya maka pemeriksaannya akan lama. Ada komunikasi awal, ditemukan digital forensik mengenai transaksi keuangan dan disetujuinya tempat terjadinya prostitusi, sehingga itu konfirmasinya agak lama," tegas Barung.
 
Sementara itu, Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, Aldiera dipanggil untuk melengkapi berkas pemeriksaan mucikari ES. Pemanggilan tersebut tak lepas dari masuknya nama Aldiera dalam jaringan prostitusi online.
 
"Keterangan oknum artis ini (Aldiera) untuk melengkapi konstruksi hukum dalam perkara prostitusi online.  Keterangan mereka juga diperlukan untuk menguatkan pembuktian adanya bisnis yang melanggar kesusilaan," katanya.
 
Oleh karena itu, seluruh artis yang masuk dalam daftar prostitusi online akan segera dipanggil. "Sesuai arahan Bapak Kapolda, 45 artis dan 100 model akan kami panggil secara bertahap. Mereka akan kami periksa secara maraton".
 
Seperti diketahui, Aldiera Chena masuk dalam daftar prostitusi online jaringan mucikari ES alias Siska, bersama 44 artis dan 100 model lainnya. Bukti keterlibatan Aldiera sendiri diketahui penyidik dari bukti transaksi serta percakapan dengan mucikari dan pengguna. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,