4 Pembunuh Janda Diringkus, Dua di Antaranya Anak-anak

4 Pembunuh Janda Diringkus, Dua di Antaranya Anak-anak

4 Pelaku pembunuhan janda di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan berhasil diringkus. (foto - ist)

Palembang - Korban pembunuhan sadis di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel), Inah Antimurti (20) ternyata sempat diperkosa setelah dibunuh. Untuk menghilangkan jejak, para pelaku lalu membakar mayat korban, Minggu 20 Januari 2019.
 
Berdasarkan keterangan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyebutkan, motif pembunuhan korban, warga Desa Pedataran Dua Kecamatan Gelumbang Muara Enim itu, karena memiliki utang terhadap otak pembunuhan, Asri. Para pelaku bertemu dengan korban pada Minggu malam.
 
Namun, pertemuan antara korban dan para pelaku diwarnai percekcokan. Pelaku lalu berusaha memperkosa korban, namun korban melawan. Pelaku akhirnya memukul korban hingga tewas. Setelah itu, para pelaku pun masih sempat memperkosa mayat korban.
 
"Korban mau disetubuhi tapi melawan. Korban lalu dipukul dan meninggal seketika, kemudian disetubuhi oleh dua orang, Asri maupun Abdul Malik," kata Kapolda Sumsel di Mapolda Sumsel, Rabu (23/1/2019).
 
Para pelaku lalu memasukkan mayat korban ke dalam karung. Mereka kemudian membawa mayat tersebut ke Desa Sungai Rambutan Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumsel. "Untuk menghilangkan bukti-bukti segalanya, mereka membawa mayat korban ke Inderalaya dan kemudian korban dibakar," kata Kapolda.
 
Polisi akhirnya menangkap empat dari pelaku pembunuhan korban, yakni FR (25), AM (21), FB (16) dan DP (16). Mereka ditangkap di kediamannya masing-masing pada Selasa malam 22 Januari. Sementara satu pelaku lainnya sekaligus otak pembunuhan, Asri masih diburu.
 
Hasil tes urine menunjukkan, para pelaku positif di bawah pengaruh narkoba. Keempat pelaku membantu dan mempunyai peran masing masing dalam pembunuhan korban. Antara lain memasukkan korban ke dalam karung dan mengangkatnya ke mobil hingga ke lokasi pembuangan.
 
Jasad korban ditutupi menggunakan spring bed agar tidak ketahuan. Ada juga pelaku yang disuruh membeli bensin untuk membakar korban. (Jr.)**
.

Tags:,