BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal di Kalideres Jakbar

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal di Kalideres Jakbar

Kepala BPOM Penny K Lukito memperlihatkan sejumlah barang bukti penggerebekan empat pabrik ilegal di Kalideres Jakbar, Jumat 25 Januari 2019. (foto - ist)

Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penggerebekan di empat lokasi, yang diduga sebagai tempat produksi kosmetik palsu dan ilegal di wilayah Jakarta Barat. Di antara berbagai jenis kosmetik yang dipalsukan ada beberapa merk terkenal.
 
"Kemasannya seperti impor menandakan produk seakan produksi sendiri, padahal pabriknya ada di Filipina. Seperti Pond's White Beauty dikemas ulang, mungkin saja beli terus dikemas ulang dengan dioplos," kata Deputi Bidang Penindakan BPOM Hendri Siswadi SH di Jakarta Barat, Jumat (25/1/2019).

Selain produk tersebut, ada juga yang mengatasnamakan merk ternama seperti Wak Doyok yang dikenal selama ini untuk menumbuhkan jenggot. Ada juga Citra White Beauty atau sabun cuci muka RDL. Kerugian ditaksir mencapai Rp 30 miliar.
 
BPOM sudah melakukan pengawasan untuk sejumlah produk, yang membawa nama dengan merk terkenal di pasaran ini sejak tahun lalu. BPOM juga mendapatkan pengakuan dari sejumlah pemilik merk yang asli, produk mereka diduga dipalsukan oleh pihak lain.

"Kita lakukan pengawasan dan dapat kita informasi, betul ada produk ilegal palsu. Mulai dari Oktober kami melihat dan kembangkan informasi itu, dan kemarin kita bisa mengidentifikasi tempatnya," tegas Hendri.

Oleh karena itu Hendri menegaskan, BPOM tidak hanya berpangku tangan menunggu laporan dari masyarakat. Namun, pihaknya selalu aktif melakukan pengecekan baik secara langsung sampai menelusur jejak online. "BPOM punya deputi penindakan. Ada juga direktur intelijen," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,