Waspadai KLB Kian Meluas 33 Provinsi Laporkan Kasus DBD

Waspadai KLB Kian Meluas 33 Provinsi Laporkan Kasus DBD

Penanganan terhadap penderita DBD harus sesegera mungkin. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Kementerian  Kesehatan  (Kemenkes)  menetapkan  sejumlah  wilayah di  Indonesia  sebagai  Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Kapuas di Kalimantan Tengah, Kabupaten Manggarai Barat dan Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur.
 
Bahkan data lain dari Kemenkes menyatakan, ada sebanyak 372 kabupaten atau kota yang telah melapor mendeteksi kasus DBD. Ratusan wilayah itu tersebar di 33 provinsi di Indonesia.
 
Sejak awal Januari 2019 Kemenkes menerima laporan dari sejumlah daerah, ada 11.224 orang yang terjangkit DBD. Dari jumlah itu, 110 orang dilaporkan meninggal dunia.
 
Mengenai status KLB DBD, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, suatu daerah bisa menjadi KLB DBD jika terjadi percepatan pertambahan dan penyebaran kasus baru DBD dalam rentang bulan tertentu. "Percepatan tersebut menunjukkan kenaikan dua kali lipat atau lebih dari kasus DBD di suatu daerah," kata Siti Nadia, Senin (28/1/2019).
 
Menyikapi KLB DBD yang terus meluas, Supervisor Program Medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) dr. Muhammad Riedha memberikan cara pencegahan penyebaran nyamuk yang praktis dapat dilakukan masyarakat.
 
"Pertama dapat dimulai dengan membersihkan dan menguras bak mandi, perabot rumah tangga atau apapun yang berpotensi menimbulkan genangan air. Genangan air itu menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk," katanya.
 
Sementara dr. Riedha juga menyampaikan tentang pentingnya penggunaan kasa atau kawat nyamuk di jendela atau ventilasi rumah. "Cara itu pun berguna untuk menghalangi masuknya nyamuk yang berasal dari luar rumah," tegasnya.
 
Menghadapi puncak musim penghujan, dr. Riedha mengingatkan untuk terus menjaga agar KLB DBD tak meluas, dimulai dari lingkungan keluarga terdekat. "Sebaran nyamuk dengue akan makin banyak ketika musim penghujan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,