5 Boks Dokumen Disita Seusai Geledah Kantor PSSI di Kemang

5 Boks Dokumen Disita Seusai Geledah Kantor PSSI di Kemang

Penggeledahan di kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kawasan Kemang Jaksel. (foto - ist)

Jakarta - Satgas Antimafia Bola Polri menyita lima boks kardus berisi dokumen PSSI, dalam penggeledahan di kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kawasan Kemang Jakarta Selatan.
 
"Dilakukan penyitaan terhadap 2 dus besar dan 3 dus kecil berisi 53 jenis dokumen terkait kegiatan Liga 1, Liga 2 dan Liga 3," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/1/2019).
 
Polisi juga menyita dokumen berupa transaksi keuangan PSSI periode 2017-2018. Daftar wasit dan asisten wasit PSSI hingga paspor. Penggeledahan di kantor lama PSSI itu berlangsung sejak pukul 11.00 hingga 15.20 WIB. Penggeledahan juga didampingi oleh pengurus PSSI dan Ketua RT setempat.
 
Selain kantor PSSI di Kemang, Satgas Antimafia Bola Polri juga menggeledah kantor PSSI di FX Sudirman Office Tower lantai 14 Jakarta Pusat. Namun Dedi belum menerima informasi terkait perkembangan penggeledahan di sana.
 
Penggeledahan dilakukan sebagai tindak lanjut dan pengembangan kasus pengaturan skor yang dilaporkan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Sedikitnya 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu. Polisi menyebut, kasus itu sebagai pintu masuk pengusutan skandal pengaturan skor di Liga 3.
 
Dalam perkembangannya, polisi mengusut kasus dugaan pengaturan skor terkait pertandingan antara Madura FC kontra PSS Sleman. Laporan yang dilayangkan Manajer Madura FC Januar Herwanto telah ditingkatkan ke penyidikan. Namun, sejauh ini belum ada tersangka.
 
Kasus itu disebut sebagai gerbang masuk pengusutan pengaturan skor di Liga 2. Sebelumnya Dedi menyebutkan, penggeledahan 2 Kantor PSSI dilakukan sebagai gerbang masuk mengusut skandal pengaturan skor di liga utama sepakbola Indonesia. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,