Banjir dan Longsor di Manado Balita Tewas Tertimpa Beton

Banjir dan Longsor di Manado Balita Tewas Tertimpa Beton

Banjir dan longsor di Manado menewaskan seorang bocah. (foto - Twitter)

Manado - Selain banjir yang menerjang sebagian besar wilayah di Kota Manado, tanah longsor juga terjadi di sejumlah wilayah. Antara lain terjadi di Kelurahan Mahawu Lingkungan 1 Kecamatan Tuminting dan di Kelurahan Dendengan Dalam Lingkungan 5 Kecamatan Paal Dua.

Di Kelurahan Mahawu, tanah longsor menimpa 2 unit rumah milik Lapian Pontoh dan Bakir Djama. Longsor menimpa keluarga Lapian Pontoh, salah satu dari anak kembarnya bernama Natalia Lapian (1) tewas terhimpit dinding rumah yang roboh.

Menurut Ria Benda (30) ibu korban, sebelum kejadian dirinya berada dalam kamar sedang menidurkan kedua buah hatinya dalam ayunan. "Tiba-tiba saya dikejutkan dengan suara gemuruh dari bukit belakang rumah, yang diikuti oleh longsoran tanah," katanya, Jumat (1/2/2019).

Dinding kamar rumahnya roboh tertimpa tanah longsor. Ia pun berusaha menyelamatkan diri keluar dari longsoran tanah, namun hanya berhasil membawa satu anak laki-lakinya, Natalio Lapian. Sedangkan Natalia Lapian yang saat itu berada dalam ayunan tidak sempat dibawa karena terhimpit dinding beton yang roboh.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung membantu mencari korban, dengan mengangkat dinding yang menindih tubuh korban. Warga pun mengevakuasi ketiga korban ke RS Siti Maryam.

Setelah dilakukan pemeriksaan tim Dokter RS Siti Maryam, korban Natalia dinyatakan meninggal dunia. Keluarga membawa jasad korban pulang ke rumah untuk disemayamkan.

Di Kecamatan Paal Dua, longsoran tanah juga menimpa talud rumah bagian depan milik Daniel (45). Akibat longsoran tersebut, akses jalan tertutup tanah longsor. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,