2015, Seluruh Layanan Publik Bisa Online

2015, Seluruh Layanan Publik Bisa Online

Pemasangan ratusan titik WiFi di tempat umum salah satu pendukung Bandung sebagai Smart City. (Foto: Ade)

Bandung – Setelah didaulat menjadi percontohan Smart City, Kota Bandung 2015 mendatang menargetkan membuat 150 layanan publik, yang bisa diakses secara online. Mulai awal tahun 2015, setiap SKPD di Kota Bandung akan memiliki software khusus yang disinergikan dengan koneksi internet, agar bisa memberikan pelayanan secara online kepada masyarakat.

Menurut Walikota Bandung Ridwan Kamil, sebagai percontohan Smart City, Kota Bandung dituntut menciptakan inovasi pelayanan publik yang bisa diakses secara online oleh semua orang.

“Ke depannya semua layanan di Kota Bandung  sudah e-Goverment. Mau bikin KTP, peizinan hingga memonitor kemacetan dan banjir bisa dilakukan secara online. Semua pelayanan publik itu dituntut harus membuat software yang kemudian diitegrasikan dengan koneksi internet agar bisa digunakan secara online, untuk memberikan pelayanan ke masyarakat,” kata Ridwan Kamil di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis (27/11/2014).

Untuk bisa mulai berjalan di tahun 2015, pembangunan e-Goverment di Kota Bandung dilakukan secara bertahap. “Kita akan melakukan bertahap karena terbentur anggaran. Jadi proses pembangunannya akan dilakukan dicicil, tetapi tahun 2016 ditargetkan semua SKPD dan pelayanan publik sudah bisa online,” tegas Ridwan Kamil.   

Dengan adanya pelayanan publik secara online diharapkan, bisa menyempurnakan bentuk pelayanan ke masyarakat karena konsep ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,