Bos Tekstil Asal Kab Bandung Diduga Dimutilasi di Malaysia

Bos Tekstil Asal Kab Bandung Diduga Dimutilasi di Malaysia

Bos tekstil asal Kabupaten Bandung diduga dimutilasi di Selangor Malaysia. (foto - ilustrasi)

Bandung - Seorang  bos  tekstil asal Kabupaten Bandung,  Nuryanto bersama teman wanitanya Ai Munawaroh diduga jadi korban mutilasi di Malaysia. Pihak keluarga pun sudah melakukan tes DNA guna memastikan hal itu.
 
Berdasarkan keterangan salah seorang Tim Pengacara Nuryanto, Hermawan mengatakan adik Nuryanto sudah berangkat ke Malaysia pada 4 Februari lalu untuk tes DNA. Dari sejumlah bukti petunjuk, keluarga menduga jenazah mutilasi yang ditemukan di Sungai Buloh Selangor itu adalah Nuryanto.
 
"Dari ciri-ciri yang dikonfirmasi oleh pihak keluarga itu sesuai. Itu Nuryanto, celana dalam yang dipakai sama juga yang dikirimkan istrinya. Dari Bandung dikirimkan fotonya ternyata sesuai," katanya, Sabtu (9/2/2019).
 
Selain itu, telepon genggam yang ditemukan di lokasi temuan mayat juga diduga milik Nuryanto. "Baju yang dia pakai ketika keluar hotel (CCTV) dan ditemukannya mayat itu memang ada kesamaan," lanjut Hermawan.
 
Namun demikian, untuk memastikannya pihak kepolisian Malaysia melakukan tes DNA. Menurut Hermawan, keluarga Ai Munawaroh pun sudah dilakukan tes DNA. Bahkan, mereka sudah berada di Malaysia lebih dulu.
 
"Untuk membawanya terkendala tubuh korban yang sudah membusuk dan tubuhnya dibuang ke sungai, sehingga sulit untuk mengidentifikasinya. Sejauh ini kepalanya juga belum ditemukan," tegasnya.
 
Sejauh ini, pihak keluarga di Bandung masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan kebenaran Nuryanto dan teman wanitanya yang jadi korban mutilasi tersebut.
 
Diberitakan sebelumnya, Nuryanto dan teman wanitanya pergi ke Malaysia pada 17 Januari dan dijadwalkan pulang ke Bandung pada 23 Januari. Nuryanto ke Malaysia untuk bisnis tekstil. Dari informasi, selama ini Nuryanto memang kerap bolak balik ke Malaysia untuk memasok kain.
 
Namun sehari sebelum kepulangannya, keluarga di Bandung tak bisa menghubunginya. Begitupun keluarga Ai Munawaroh. Selang seminggu kemudian pada 26 Januari, publik Malaysia digemparkan dengan penemuan dua mayat laki-laki dan wanita yang terpotong-potong tanpa kepala di pinggir Sungai Buloh Selangor.  (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,