Mutilasi di Malaysia, 2 Rekan Bos Tekstil Bandung Diringkus

Mutilasi di Malaysia, 2 Rekan Bos Tekstil Bandung Diringkus

Nuryanto. (foto - MetroTV)

Bandung - Kepolisian Malaysia dikabarkan telah mengamankan dua orang, terkait kasus mutilasi bos tekstil asal Kabupaten Bandung, Nuryanto. Kedua orang tersebut merupakan rekan bisnis Nuryanto di Malaysia.
 
Demikian disampaikan pengacara Nuryanto, Hermawan. Menurutnya, kedua orang itu, yakni M Iqbal (Jimy) dan M Abbas. Pihaknya mendapat informasi langsung dari polisi Malaysia saat menghubungi nomor telepon Jimy.
 
"Sabtu kemarin, ponsel Iqbal sudah tidak aktif. Ternyata sudah diamankan pihak kepolisian. Saat kita telepon, pihak kepolisian sudah mengkonfirmasi ke kita ia sudah diamankan," kata Hermawan, Minggu (10/2/2019).
 
Berdasarkan keterangan polisi Malaysia lanjut Hermawan, Jimy dan Abbas diamankan karena keduanya merupakan orang terakhir yang berkomunikasi dengan Nuryanto, sebelum ditemukan tewas dimutilasi. Namun, sejauh ini belum ada penetapan tersangka.
 
"Kuat dugaan karena polisi hanya berdasarkan informasi terakhir dia bersama Nuryanto. Namun, belum tentu juga pelakunya mereka. Bisa saja dari Indonesia yang dendam karena motif pembunuh mutilasi sangat benar-benar direncanakan," tegas Hermawan.
 
Ia menjelaskan, Jimy dan Abbas merupakan rekanan bisnis. Nuryanto sendiri datang ke Malaysia bersama teman wanitanya bernama Ai Munawaroh, bermaksud untuk mengambil uang kepada Jimy.
 
Sebelum berangkat ke Malaysia 17 Januari 2019, Nuryanto menyampaikan uang yang rencananya akan diambil atas hasil bisnisnya itu bila dirupiahkan mencapai Rp 2 miliar. Namun, saat dikonfirmasi langsung oleh Hermawan kepada Jimy, uang yang dimaksud tak sampai Rp 2 miliar.
 
"Saya konfirmasi juga ke Jimy, apakah Nuryanto akan mengambil uang Rp 2 miliar. Ia menyebut, hanya seperempat ringgit atau sekitar Rp 800 - 900 juta menurut keterangan Jimy," tambah Hermawan.
 
Disebutkan, Jimy juga yang sebelumnya membuat laporan atas kehilangan Nuryanto ke kepolisian. Polisi sempat melakukan pencarian hingga akhirnya mendapat kabar penemuan bagian tubuh manusia. Hasil penyelidikan, diduga korban mutilasi itu merupakan Nuryanto yang sempat dilaporkan hilang.
 
"Ada tiga kantor kepolisian Malaysia datang ke hotel dan memastikan adanya orang hilang. Sebab, diketahui ada dua sosok mayat yang ditemukan. Dari situ dicocokkan dengan CCTV hotel dan baju yang diketemukan, ternyata ada kecocokan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,