Joko Driyono Ditetapkan Tersangka Kasus Pengaturan Skor

Joko Driyono Ditetapkan Tersangka Kasus Pengaturan Skor

Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono jadi tersangka. (foto - ist)

Jakarta - Pelaksana  tugas  (Plt)   Ketua  Umum  Persatuan  Sepakbola  Seluruh  Indonesia  (PSSI)   Joko  Driyono  akhirnya ditetapkan jadi tersangka atas kasus dugaan pengaturan skor. Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Media Satuan Tugas Anti Mafia Sepakbola Kombes Pol Argo Yuwono.
 
"Ya, Kamis kemarin penetapan tersangka Pak Driyono," sebut Argo saat dikonfirmasi awak media, Jumat (15/2/2019). Atas status tersebut, Argo menginformasikan Joko dilarang bepergian ke luar negeri.
 
Surat permohonan pencegahan telah diajukan ke Direktorat Imigrasi pada hari ini. "Surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono sudah dikirim ke Imigrasi hari ini Jumat 15 Februari 2019," katanya.
 
Sebelumnya, Kamis malam polisi melakukan penggeledahan di apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna Jakarta Selatan dan kantor PSSI di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat.
 
Penggeledahan dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel, dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.
 
Penggeledahan dilaksanakan oleh tim gabungan dari Satgas Antimafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya dan Inafis Polda Metro Jaya, yang disaksikan langsung oleh Joko Driyono sendiri serta pihak keamanan apartemen.
 
Dalam penggeledahan, tim gabungan menyita sejumlah barang dan dokumen. Antara lain berupa satu buah laptop merek Apple warna silver beserta charger; sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger dan sejumlah dokumen lainnya terkait pertandingan.
 
Selain itu, buku tabungan dan kartu kredit, uang tunai (tidak disebutkan nominalnya), 4 buah bukti transfer (struk), 3 buah handphone warna hitam, 6 buah handphone, 1 bandel dokumen PSSI, 1 buku catatan warna hitam, 1 buku note kecil warna hitam, 2 buah flash disk, 1 bendel surat, 2 lembar cek kwitansi, 1 bandel dokumen serta 1 buah tablet mrek Sony. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,