Mantan Penyerang PSPS Riau Tewas Bersama Istri dan Anak

Mantan Penyerang PSPS Riau Tewas Bersama Istri dan Anak

Khairunnas Afrizal, mantan penyerang PSPS Riau bersama istri dan anaknya. (foto - ist)

Pekanbaru - Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dengan minibus terjadi di jalan lintas Pekanbaru - Bangkinang. Akibatnya, satu keluarga terdiri atas tiga orang meninggal dunia dalam insiden itu.
 
Belakangan diketahui, salah satu korban meninggal ialah pemain sepakbola yang pernah memperkuat PSPS Riau, yakni Khairunnas Afrizal (30). Saat di PSPS, Afrizal bermain sebagai penyerang dan berkompetisi di Liga Utama.
 
Selain Afrizal, kecelakaan itu juga merenggut nyawa istrinya, Nursi Wulandari (25) dan anaknya Salwa (1). Sementara sopir minibus yang menabrak mereka masih diperiksa intensif pihak kepolisian.
 
"Afrizal yang merupakan pemain bola sempat dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara istri dan anaknya meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra, Jumat (15/2/2019).
 
Menurut Deni, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol BM 6174 JZ yang dikendarai Khairunnas, dengan Toyota Innova bernopol BM 1198 QJ dikemudikan Ridho Hidayatul Rahmad (28). 
 
Saat kejadian, Khairunnas mengendarai motor berboncengan dengan istri dan anaknya yang masih bayi. Insiden ini terjadi pada Kamis 14 Februari 2019 malam sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Raya Pekanbaru - Bangkinang, wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kampar.
 
Kecelakaan ini bermula saat motor yang dikemudikan Afrizal melaju dari arah Pekanbaru menuju arah Bangkinang dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi, sepeda motor tiba-tiba berputar arah.
 
Saat bersamaan datang dari arah Bangkinang mobil Toyota Innova yang dikemudikan Ridho dengan kecepatan tinggi, hingga menabrak bagian samping kiri sepeda motor Honda Scoopy.
 
"Akibatnya, pengendara motor dan yang dibonceng terlempar lalu terseret di badan jalan. Dua orang meninggal di lokasi, sedangkan Afrizal kritis dan sempat dirawat tim dokter. Namun nyawa warga Kecamatan Tampan Pekanbaru itu tak tertolong," tegas Deni.
 
Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, insiden itu terjadi diduga akibat kelalaian pengendara motor. Saat memutar arah tidak memperhatikan situasi lalu lintas di sekitarnya. "Sejauh ini, pengemudi mobil Toyota Innova masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,