Bupati Bekasi Ternyata Sudah Ajukan Surat Pengunduran Diri

Bupati Bekasi Ternyata Sudah Ajukan Surat Pengunduran Diri

Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin sudah ajukan surat pengunduran diri. (foto - ist)

Bekasi - Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin ternyata sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai kepala daerah Kabupaten Bekasi periode 2017-2022. Surat itu disampaikan Neneng lewat anak buahnya ke DPRD Kabupaten bekasi, Senin 18 Februari lalu.
 
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar membenarkan hal itu. Ia menyatakan, surat itu langsung ditindaklanjuti oleh internal dewan, agar dijadikan acuan diselenggarakannya rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi.
 
"Suratnya sudah kami terima lalu Selasa sudah kami tindak lanjuti," kata Sunandar, Rabu (20/2/2019). Menurutnya, lembaganya tengah konsultasikan dengan Provinsi Jabar hingga Kementerian Dalam Negeri.
 
Hal itu untuk menentukan langkah selanjutnya atas keputusan Neneng mengundurkan diri sebagai Bupati Bekasi. "Apakah nanti prosedurnya sama seperti Bupati Indramayu atau gimana. Ini yang masih kita konsultasikan," tegasnya.
 
Kepada legislator setempat menyatakan, Neneng mengundurkan diri dengan alasan tersandung kasus hukum. Politikus Partai Golkar itu ditangkap KPK, terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta pada Oktober 2018 lalu.
 
Posisinya lalu digantikan Wakil Bupati Eka Supria Atmadja yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati. Surat pengunduran itu ditulis Neneng secara pribadi dengan tanda tangan di atas materai Rp 6.000.
 
Neneng mengundurkan diri agar lebih fokus pada persoalan hukum yang sedang ia hadapi. Selain itu, pengunduran dirinya dilakukan agar proses administrasi pada roda Pemkab bekasi tidak terhambat. "Bu Neneng ingin lebih tenang dan fokus menghadapi kasusnya," katanya.
 
Di sisi lain, ia juga tidak ingin fungsi administrasi terganggu dan pembangunan di daerah cepat terealisasi. Surat pengunduran diri Neneng akan diteruskan ke seluruh fraksi di legislatif, untuk selanjutnya diparipurnakan.
 
Plt Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekda Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya mengaku belum menerima surat pengunduran diri Neneng. Ia beralasan tengah memenuhi agenda rapat koordinasi (rakor) selama dua hari di Kota Bandung. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,