Cek-cok dengan Suami, Wanita Itu Tega Bunuh Bayinya Sendiri

Cek-cok dengan Suami, Wanita Itu Tega Bunuh Bayinya Sendiri

Pelaku pembunuhan bayi sendiri mendekam di Polres Tangsel. (foto - ist)

Tangerang Selatan - Seorang wanita bernama Lilis Siti Saadah (20) tega menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkannya. Diduga, perbuatan sadis itu dilatarbelakangi pertikaian antara pelaku dan pria, yang disebutkan sebagai suaminya.
 
Kejadian itu berlangsung di sebuah rumah tempat Lilis bekerja sebagai pembantu rumah tangga, di kawasan Pondok Aren Tangerang Selatan (Tangsel), pada Kamis 14 Februari 2019.
 
Lilis melahirkan bayinya secara normal di dalam kamar. Secara spontan, wanita asal Cianjur itu membekap mulut bayi laki-lakinya dengan kain hingga tewas. Jenazah bayi itu pun dimasukkan ke dalam kardus, dan diletakkan di gudang belakang rumah.
 
Setelah membunuh bayinya, pelaku pun mencari akal agar perbuatan itu tak diketahui majikan atau pembantu rumah tangga lainnya. Sang majikan bernama RP Pradityo (33) memiliki 4 pembantu rumah tangga dengan tugas berbeda.
 
Lilis lalu berpura-pura pingsan. Saat itu, terdapat bercak darah pada pakaian yang dikenakannya. Melihat itu pembantu lainnya bergegas menghubungi sang majikan untuk pulang guna membawa Lilis ke rumah sakit.
 
Setelah siuman, Lilis berdalih memang sempat mengalami pendarahan di kamar mandi, sesaat setelah terjatuh di tangga rumah. Namun untuk menghindari kecurigaan, ia menjelaskan gumpalan darah itu telah disiramnya ke dalam kloset hingga tak berbekas.
 
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa itu terungkap setelah salah satu pembantu rumah tangga bernama Sutarti (44) mencium bau menyengat dari ruang gudang, pada Senin 18 Februari 2019 sekitar pukul 15.00 WIB.
 
"Kejadiannya berawal saat saksi yang juga salah satu pembantu di rumah itu mencium bau dari dalam gudang. Saksi melihat dan mengecek di gudang itu, ditemukan sesosok janin di pojok gudang yang sudah mengeluarkan bau tak sedap," katanya di Mapolres Tangsel, Rabu (20/2/2019).
 
Ferdy mengatakan, saksi langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas pun meluncur ke lokasi dan langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi menyimpulkan, jasad bayi malang itu diperkirakan baru berumur satu hari setelah dilahirkan, sebelum akhirnya dibunuh.
 
"Atas dasar temuan itu, dilakukan proses penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi didapat informasi, beberapa hari sebelumnya ada asisten rumah tangga yang mengeluh sakit dan dibawa ke rumah sakit karena katanya jatuh dari tangga hingga mengalami pendarahan," tambahnaya. (Jr.)**
.

Tags:,