70 orang tewas dalam Kebakaran di wilayah Kota Tua Dhaka

70 orang tewas dalam Kebakaran di wilayah Kota Tua Dhaka

Petugas mencari korban di puing bangunan di Chawkbazar yang hancur setelah terbakar. (foto - Associated Press)

Dhaka - Sedikitnya  70  orang  tewas  dalam  kebakaran  yang  melanda  sebuah  kawasan  berusia  lebih dari  tiga  abad di Ibukota Bangladesh, Dhaka. Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah, dengan upaya pencarian korban yang dilakukan petugas.
 
"Sekitar 70 mayat telah ditemukan di lokasi kejadian. Jumlahnya bisa meningkat karena pencarian masih berlanjut," kata Direktur Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil Bangladesh, Julfikar Rahman.
 
Dilansir Reuters, Kamis (21/2/2019) berdasarkan laporan media setempat, kebakaran diyakini berasal dari sebuah bangunan bertingkat empat di Chawkbazar, Kota Tua Dhaka, pada Rabu malam dan dengan cepat menyebar ke gedung di sekitarnya. Daerah itu memiliki sejarah yang dapat ditarik sejak masa Dinasti Mughal 300 tahun lalu.
 
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari lima jam untuk mengendalikan api yang berkobar, meski begitu kebakaran masih terjadi sampai Kamis pagi. Belum diketahui apa yang menyebabkan kebakaran itu.
 
Laporan awal menyebutkan, jumlah korban yang disampaikan pada Kamis pagi 10 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka parah, beberapa di antaranya dalam keadaan kritis.
 
Namun demikian, jumlah korban yang tewas dengan cepat meningkat menjadi 56 orang, setelah tim pencari menemukan sejumlah mayat korban di bawah puing dan bangunan yang hancur di wilayah tersebut.
 
Seperti diketahui, keamanan bangunan di wilayah miskin Bangladesh telah lama menjadi sorotan karena dianggap longgar dan jarang sekali dipatuhi. Kondisi tersebut menimbulkan terjadinya banyak insiden yang menewaskan ratusan orang setiap tahunnya.
 
Pada 2013, sebuah pabrik garmen Rana Plaza di Dhaka Roboh dan menewaskan 1.100 pekerja yang berada di dalamnya. (Jr.)**
 
 
 
 
Kobaran api yang melahap sejumlah bangunan di Dhaka Bangladesh, (foto - Reuters)
.

Categories:Internasional,
Tags:,