Sejumlah Pria Pamer Kemaluan Resahkan Warga Karawang

Sejumlah Pria Pamer Kemaluan Resahkan Warga Karawang

Sekelompok pria pamer kemaluan meresahkan warga Karawang. (ilustrasi)

Karawang - Kalangan siswi, orangtua dan guru di Karawang dibuat was-was atas ulah sekelompok pria mesum/ Pria mesum itu kerap pamer alat vital di depan para korban, dengan sasaran mereka kebanyakan siswi SMP yang pulang sekolah.
 
Diketahui, kasus asusila itu sudah berlangsung cukup lama. Berdasarkan penelusuran seorang guru salah satu SMP negeri di bilangan Jalan Ahmad Yani, sedikitnya 50 siswi telah menjadi korban kelompok pria mesum tersebut.
 
Ia khawatir, korban akan terus bertambah karena para pelaku pun belum tertangkap. "Forum anak Karawang sudah mengetahui kasus itu sejak lama, tapi ada upaya dari Pemkab Karawang," kata Wakil Ketua KPAI Jabar Wawan Wartawan, Jumat (22/2/2019).
 
Sementara modus operandi para pelaku biasanya menanyakan alamat kepada siswi yang sedang menunggu jemputan di halte depan sekolah. "Pelaku membuka kaca mobil dan menanyakan alamat, siswi yang menghampiri melihat pria itu memainkan alat vital mereka. Saat siswi menjerit, para pelaku kabur," katanya.
 
Ada pula aksi tunggal yang biasanya dilakukan seorang biker. "Pria itu mepet, menanyakan alamat sama kita. Awalnya tidak ada yang aneh dengan penampilan pria itu, tapi rupanya alat vitalnya dikeluarkan dari celananya," kata seorang siswi.
 
Akibat aksi para penjahat kelamin itu, tak sedikit korban mengalami trauma, menangis dan sulit tidur. "Salah satu siswa di sekolah kami pernah jadi korban, dia sampai trauma, kerap menangis di malam hari dan sulit tidur," kata guru tersebut.
 
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jabar mendesak polisi menangkap kelompok pria mesum yang telah meneror puluhan siswi di Karawang. Sebab, selain sangat meresahkan, aksi mereka pun sudah makan banyak korban.
 
"Kami mendorong polisi bergerak cepat menangkap para pelaku. Korban yang baru tercatat sekitar 50 siswi, jangan sampai ada korban lagi," kata Wawan.

Sementara itu, Ketua Komnas Anak Kabupaten Karawang Indriyani menyatakan, tak habis pikir soal aksi tak bermoral semacam itu sering terjadi di bilangan Jalan Ahmad Yani, yang digadang-gadang sebagai zona ramah anak.
 
Selama tiga tahun ini kasus semacam itu yang belum pernah terungkap menurut Indri, perlu ada peningkatan infrastruktur keamanan di Jalan Ahmad Yani. "Kita mendorong Dishub untuk segera memasang CCTV agar segala kejadian bisa terdeteksi cepat," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,