Pelni Bebaskan Bea Bagasi Hingga Maksimal 50 Kg

Pelni Bebaskan Bea Bagasi Hingga Maksimal 50 Kg

Pelni Bebaskan Bea Bagasi Hingga Maksimal 50 Kg.

Baubau -  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) membebaskan bea bagasi untuk barang bawaan penumpang hingga 50 kg per penumpang ke seluruh rute pelayaran.
 
"Bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi berat atau volume, Pelni menerapkan tarif over bagasi, tujuannya agar tertib, aman dan selamat," ujar Kepala PT Pelni Cabang Baubau Capt Akhmad Sadikin dalam keterangannya di Baubau, Minggu (3/3/2019).
 
Diketahui, ukuran volume bagasi bebas bea dengan ukuran maksimal 0,175 m3 atau 30cm x 30cm x 30cm, atau setara satu koper/koli dengan berat maksimal 50 kg. Sehingga setiap barang bawaan yang melebihi ketentuan bagasi bebas sebagaimana ketentuan itu, disebut sebagai over bagasi dan dikenakan tarif over bagasi.
 
"Jadi bila bagasi melebihi 50 kg atau setara dengan 0,3 m3 atau ukuran dua koli/koper akan dikenakan tarif over bagasi," ujarnya. Sesuai peraturan perusahaan tentang bagasi penumpang kapal Pelni, yang disebut dengan bagasi bebas atau cuma-cuma adalah barang bawaan penumpang yang dibebaskan dari biaya.
 
Berupa barang jinjingan, dapat diangkat dengan satu tangan oleh penumpang bertiket dan tidak membutuhkan bantuan orang lain, tidak boleh diseret atau dipikul saat embarkasi atau naik ke kapal.
 
Oleh karena itu, ketentuan itu hendaknya dapat dipatuhi para penumpang kapal agar ketertiban, keamanan dan kelancaran penerapan barang bagasi dapat berjalan sesuai ketentuan, sehingga dapat mendukung keselamatan pelayaran. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,